<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 10:29:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sengketa Tanah dan Rumah di Perumnas Ende Berlanjut ke Persidangan, Cosmas Djo Oko Ingatkan Soal Bukti Palsu</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/sengketa-tanah-dan-rumah-di-perumnas-ende-berlanjut-ke-persidangan-cosmas-djo-oko-ingatkan-soal-bukti-palsu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 10:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Cosmas Djo Oko]]></category>
		<category><![CDATA[Persidangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumnas Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa Tanah dan Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah dan Rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=7356</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Sengketa tanah dan bangunan di Jalan Kokos...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Sengketa tanah dan bangunan di Jalan Kokos 7, Nomor 20, Perumnas Ende, dengan Nomor: 12/pdt.G/2026/PN Ende antara Margaretha Doa sebagai penggugat dengan Laurentina Toja, Dalsenyo Marici, dan Gerald Leonis sebagai tergugat, resmi berlanjut ke tahap persidangan setelah tiga kali mediasi dinyatakan gagal.</p>
<p>Berdasarkan hasil mediasi di Pengadilan Negeri Ende, perkara tersebut akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan gugatan pada 3 Juni 2026 mendatang.</p>
<p>Kuasa hukum penggugat dari Koalisi Lakki Associate Law Firm, Oktavianus Taka, mengatakan mediasi ketiga yang digelar hari ini merupakan agenda kaukus yang hanya melibatkan pihak penggugat dan mediator.</p>
<p>Sebelumnya, pada 20 Mei 2026, mediasi kedua telah dilakukan dengan agenda penyampaian resume dari pihak penggugat. Dalam pertemuan terakhir, pihak penggugat menegaskan kembali isi resume tersebut.</p>
<p>Menurut Oktavianus, kliennya tetap meminta para tergugat segera mengosongkan dan menyerahkan objek sengketa berupa tanah dan rumah di Jalan Kokos 7 Perumnas Ende.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satresnarkoba Polres Ende Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkoba ke Kejari Ende</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/satresnarkoba-polres-ende-limpahkan-dua-tersangka-kasus-narkoba-ke-kejari-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kasus narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[kejari ende]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba Polres Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=7242</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ende melimpahkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ende melimpahkan dua tersangka kasus penyalahgunaan narkotika beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ende, Rabu (29/4/2026) sore.</p>
<p>Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara kedua tersangka dinyatakan lengkap (P-21). Dua tersangka yang diserahkan yakni IL alias Dosen dan DM alias Gio.</p>
<p>Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis karena diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman. Penyidik menilai penerapan pasal berlapis penting untuk memberikan efek jera.</p>
<p>Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 132 ayat (1) juncto Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>
<p>Kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat. Penangkapan dilakukan pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita di Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayah Kandung di Ende Tega Setubuhi Putrinya Tiga Kali, Ancam Korban Agar Tak Melapor</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/ayah-kandung-di-ende-tega-setubuhi-putrinya-tiga-kali-ancam-korban-agar-tak-melapor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 12:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ancam Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Kandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Putrinya]]></category>
		<category><![CDATA[Setubuhi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Melapor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=7010</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Seorang ayah berinisial DM di Kota Ende,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Seorang ayah berinisial DM di Kota Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap polisi karena diduga melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri berinisial FB.</p>
<p>Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Satreskrim Polres Ende, Senin 9 Maret 2026 mengungkapkan bahwa tersangka melancarkan aksi bejatnya tiga kali sepanjang awal tahun 2026 di kediaman mereka, Jalan Wirajaya, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.</p>
<p>Kejadian pertama dilakukan hari, Selasa 6 Januari 2026, sekitar pukul 20:30 Wita di kamar korban. Kejadian kedua dilakukan pada Sabtu 19 Januari 2026, sekitar pukul 03:00 Wita, dan aksi ketiga dilakukan, Rabu 25 Februari 2026, sekitar pukul 00:00 Wita di tempat yang sama.</p>
<p>Dalam menjalankan aksinya, jelas Yudhi, tersangka DM juga melakukan aksi kekerasan dengan membungkam mulut korban agar tidak berteriak. Pelaku juga mengancam akan memukul jika melawan.</p>
<p>&#8220;Tersangka juga mengancam akan memindahkan korban ke Kabupaten Sabu jika berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penikaman Kembali Terjadi di Kota Ende, Pemuda 25 Tahun Tewas: Kapolres Ungkap Kronologisnya!</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/kasus-penikaman-kembali-terjadi-di-kota-ende-pemuda-25-tahun-tewas-kapolres-ungkap-kronologisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 05:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kronologisnya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=6281</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Kasus penikaman yang merenggut nyawa seorang pemuda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Kasus penikaman yang merenggut nyawa seorang pemuda kembali mengguncang Kota Ende. Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa malam, 4 November 2025, sekitar pukul 23.30 Wita di Jalan Wirajaya, Kota Ende. Korban berinisial FN (25) ditemukan bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Ende.</p>
<p>Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangan kepada RakyatFlores.com, memaparkan kronologi lengkap kejadian serta langkah cepat aparat dalam mengungkap kasus tersebut.</p>
<p>Menurut Kapolres, insiden bermula ketika dua saksi, FT (20) dan KM (22), sedang makan di sebuah warung depan Kampus Akademi Keperawatan (Akper) Ende. Seusai makan, keduanya pulang berboncengan menuju kos korban di Jalan Marilonga.</p>
<p>Namun, ketika melintas di depan SD Inpres Onekore 1, keduanya dihadang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan langsung dipukul. Sempat meminta maaf, kedua saksi kemudian melanjutkan perjalanan menuju kos korban.</p>
<p>Setibanya di sana, mereka menceritakan insiden pemukulan itu kepada korban FN. Mendengar cerita tersebut, korban berinisiatif mengajak kedua saksi kembali ke lokasi untuk memastikan siapa pelakunya. Mereka berjalan kaki menuju SD Inpres Onekore 1.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Ende Beberkan Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Penganiayaan Berat oleh Anggotanya hingga Korban Tewas</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/kapolres-ende-beberkan-kronologi-lengkap-dugaan-kasus-penganiayaan-berat-oleh-anggotanya-hingga-korban-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 07:40:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anggotanya]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Penganiayaan Berat]]></category>
		<category><![CDATA[kronologi lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan berat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=6254</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Kepolisian Resor (Polres) Ende akhirnya angkat bicara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Kepolisian Resor (Polres) Ende akhirnya angkat bicara terkait dugaan kasus penganiayaan berat yang berujung pada kematian seorang warga bernama Paulus Pende alias Adi, yang diduga dilakukan oleh seorang anggota aktif Polres Ende berinisial Bripda OPA alias Oscar.</p>
<p>Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kabid Propam Polda NTT AKBP Muhammad Andra Wardhana, S.H., S.I.K., M.Tr.Opslae menyampaikan secara terbuka kronologi dan perkembangan penyidikan kasus ini dalam konferensi pers di ruang Satreskrim Polres Ende, Jumat, 31 Oktober 2025.</p>
<p>Menurut Kapolres, peristiwa tragis tersebut terjadi pada, Rabu 29 Oktober 2025, sekitar pukul 22.30 Wita di Jalan Prof. W. Z. Yohanes, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende.</p>
<p>Pelaku OPA alias Oscar melakukan penganiayaan terhadap korban Paulus Pende alias Adi di tiga lokasi berbeda di sekitar area tersebut.</p>
<p>Tempat pertama didepan rumah saksi Tarsisius Tura alias Ius alias Roland. Di lokasi ini, pelaku memukul korban dengan kepalan tangan kanan sebanyak dua kali ke arah pipi kiri hingga korban terjatuh ke tanah. Saat korban sudah terjatuh, pelaku kembali menghantam wajah korban menggunakan tangan kanan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satresnarkoba Polres Sikka Ciduk Pria Asal Malang Karena Simpan Narkoba Jenis Sabu Didalam Helm</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/satresnarkoba-polres-sikka-ciduk-pria-asal-malang-karena-simpan-narkoba-jenis-sabu-didalam-helm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 09:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ciduk]]></category>
		<category><![CDATA[Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sika]]></category>
		<category><![CDATA[Pria Asal Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba Polres Sikka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=6234</guid>

					<description><![CDATA[MAUMERE, RAKYATFLORES.COM-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sikka kembali...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAUMERE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sikka kembali menggagalkan kasus penyalahgunaan narkoba. Seorang pria berinisial ANS, asal Malang, Jawa Timur, diciduk karena diduga memiliki narkotika jenis sabu di Jalan Maumere, Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, pada Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sikka, Iptu Yakobus K. Sanam, setelah tim menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di wilayah tersebut.</p>
<p>“Kami mendapatkan informasi dari warga bahwa ada aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu. Setelah dilakukan penyelidikan, sekitar pukul 18.00 WITA, anggota berhasil mengamankan pelaku di lokasi,” jelas Iptu Yakobus.</p>
<p>Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket plastik klip berisi serbuk kristal bening yang diduga sabu. Barang tersebut disembunyikan pelaku di bagian dalam helm bogo tanpa kaca, tepat di belakang lapisan kain pelindung.</p>
<p>Dalam pemeriksaan awal, ANS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang temannya berinisial P, yang berdomisili di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Namun, saat dilakukan pencarian hingga pukul 23.00 WITA, petugas tidak berhasil menemukan P.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Ende Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Korupsi Dana BLUD RSUD ke Kejaksaan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/polres-ende-serahkan-tersangka-dan-barang-bukti-korupsi-dana-blud-rsud-ke-kejaksaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 01:26:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Bukti]]></category>
		<category><![CDATA[Dana BLUD]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5996</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Penyidik Unit Tipidkor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Penyidik Unit Tipidkor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ende menyerahkan tersangka berinisial MM dan barang bukti kasus dugaan korupsi penyalahgunaan pengelolaan penerimaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Ende senilai Rp. 1,9 miliar kepada Kejaksaan Negeri Ende, Selasa (16/9/2025).</p>
<p>Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan, penyerahan tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan pada 12 September 2025.</p>
<p>“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, hari ini penyidik Unit Tipidkor Satreskrim Polres Ende melaksanakan Tahap II dengan menyerahkan tersangka berinisial FM beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Ende,” kata Kapolres Ende.</p>
<p>Dengan selesainya tahap II, proses hukum selanjutnya akan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak Kejaksaan untuk penuntutan di pengadilan.</p>
<p>Kapolres menegaskan, langkah ini merupakan wujud komitmen Polres Ende dalam menangani kasus korupsi secara transparan dan profesional guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Kematian Prada Lucky, DPRD Nagekeo Desak Panglima TNI Evaluasi Total Sistem Pembinaan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/kasus-kematian-prada-lucky-dprd-nagekeo-desak-panglima-tni-evaluasi-total-sistem-pembinaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 04:56:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Total]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Prada Lucky]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pembinaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5725</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Anggota DPRD Nagekeo, Elias Cima, S.Sos., MA,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Anggota DPRD Nagekeo, Elias Cima, S.Sos., MA, mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan evaluasi total terhadap metode pembinaan di tubuh TNI. Desakan ini muncul pasca tewasnya Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI yang diduga menjadi korban pembinaan atau penganiayaan sesama anggota di Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Elias menilai, kematian Prada Lucky yang baru dua bulan bertugas tidak bisa dianggap sebagai ulah oknum semata. Menurutnya, peristiwa tersebut mencerminkan adanya sistem pembinaan yang timpang dan belum sepenuhnya dibenahi.</p>
<p dir="ltr">“Pembinaan berujung nyawa, tidak dapat ditolerir. Ini bukan sekadar perilaku oknum, tetapi cerminan sistem pembinaan yang bermasalah,” tegas Elias dalam keterangan tertulis yang diterima <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a>, Jumat 8 Agustus 2025.</p>
<p dir="ltr">Ia meminta Panglima TNI menata ulang kurikulum pembinaan di barak, agar kekerasan tidak kembali mewarnai institusi militer seperti di masa lalu.</p>
<p dir="ltr">Menurut Elias, kasus ini telah menimbulkan trauma di tengah masyarakat Nagekeo, yang terlihat dari reaksi keras di berbagai platform media sosial.</p>
<p dir="ltr">“Bahkan ada orang tua yang melarang anaknya bergabung dengan TNI. Ini bentuk trauma yang berulang,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Elias juga mendorong agar proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara terbuka untuk diketahui publik. Selain itu, ia menekankan perlunya evaluasi penempatan anggota TNI di daerah-daerah yang masyarakatnya sudah pernah mengalami trauma akibat kasus serupa.</p>
<p dir="ltr">Sebagai informasi, Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), baru dua bulan resmi menjadi prajurit TNI dan ditugaskan di Asrama Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Aeramo setelah mendapatkan perawatan intensif. Diduga kuat, kematian Prada Lucky akibat penganiayaan yang dilakukan seniornya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gabriel Goa Apresiasi Komitmen Gubernur NTT Tangani Human Trafficking hingga Tingkat Desa</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/gabriel-goa-apresiasi-komitmen-gubernur-ntt-tangani-human-trafficking-hingga-tingkat-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 01:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel Goa]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Human trafficking]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5715</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, RAKYATFLORES.COM-Komitmen Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, RAKYATFLORES.COM-</strong>Komitmen Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) hingga ke tingkat desa mendapat apresiasi dari Gabriel Goa, Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia. Ia menilai langkah-langkah konkret tersebut perlu didukung secara total demi menyelamatkan masa depan masyarakat NTT.</p>
<p>Gabriel menyambut baik hadirnya program rebranding Pekerja Migran Indonesia (PMI) NTT menjadi “PMI NTT Unggul dan Prosedural” yang dinilainya sebagai terobosan penting. Menurutnya, era saat ini menuntut kerja keras, kerja cerdas, dan kerja nyata untuk mengatasi darurat perdagangan orang di wilayah tersebut.</p>
<p>Dalam pandangan Gabriel, ada lima langkah strategis yang harus segera dilakukan pertama, menggerakkan Program GEMA HATI MIA NTT (Gerakan Masyarakat Anti Human Trafficking dan Migrasi Aman NTT) yang dimulai dari desa. Edukasi masyarakat sejak tingkat terbawah sangat krusial dalam memutus rantai perdagangan orang.</p>
<p>Kedua, mengoptimalkan peran Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO NTT disertai dukungan anggaran yang memadai. Gugus tugas yang ada tidak boleh hanya formalitas tanpa operasional karena ketiadaan dana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Nagekeo Serahkan 19 Dus Rokok Ilegal “King Garet” ke Bea Cukai Labuan Bajo</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-serahkan-19-dus-rokok-ilegal-king-garet-ke-bea-cukai-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 09:51:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[King Garet]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5646</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Polres Nagekeo melalui Unit II Tipidter Satreskrim...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Polres Nagekeo melalui Unit II Tipidter Satreskrim menyerahkan 19 dus rokok ilegal merek King Garet kepada Bea Cukai Labuan Bajo, Sabtu (26/07/2025). Rokok tanpa pita cukai tersebut merupakan barang bukti hasil sitaan dari tiga orang terduga pelaku.</p>
<p>Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, melalui Kasat Reskrim Iptu Leonardo Marpaung, menjelaskan bahwa barang bukti tersebut disita dari Risna Ananda (33), warga Desa Marapokot, dan Syarifudin (50), warga Jeneponto, serta seorang nakhoda KLM Surya Indah bernama Sudi.</p>
<p>&#8220;Risna Ananda memiliki 5 dus, sementara Syarifudin 14 dus. Rokok tersebut diangkut dari Jeneponto, Sulawesi Selatan menggunakan kapal KLM Surya Indah,&#8221; jelas Iptu Leo.</p>
<p>Ia menambahkan, pelimpahan barang bukti ini merupakan bagian dari penyelidikan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.</p>
<p>&#8220;Seluruh barang bukti telah kami serahkan kepada Bea Cukai Labuan Bajo untuk proses penanganan lebih lanjut. Kami juga sudah memeriksa semua pihak yang terlibat dan akan terus mengawal proses hukumnya,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
