<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alor &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/tag/alor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Apr 2025 03:50:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>Alor &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Enam Nelayan Asal Alor Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Begini Kronologisnya!</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/enam-nelayan-asal-alor-berhasil-dievakuasi-tim-sar-gabungan-begini-kronologisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 03:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=4981</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; KALABAHI-Sebanyak enam nelayan asal Alor berhasil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | KALABAHI-</strong>Sebanyak enam nelayan asal Alor berhasil dievakuasi oleh tim SAR Gabungan di Perairan Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada, Sabtu 26 April 2025.</p>
<p dir="ltr">Ke-enam nelayan itu dilaporkan terombang ambing setelah mesin kapal motor yang mereka tumpangi mati di perairan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Fathur Rahman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan hal tersebut melalui keterangan tertulis yang diterima <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> pada, Minggu 27 April 2025 siang.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan, sebelum melakukan evaluasi, pihaknya mendapatkan informasi dari salah satu istri korban bahwa pada tanggal 25 April 2025 sekira pukul 11:00 Wita keenam nelayan berangkat dari rumahnya di Desa Waituba, Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, untuk mencari ikan di Perairan Kalunan.</p>
<p dir="ltr">Saat hendak kembali, keesokan harinya mesin kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin hingga akhirnya para korban terombang ambing di sekitar perairan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Setelah menerima informasi itu, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Alor, Pos TNI AL Alor, serta Polair Alor berangkat menuju lokasi kejadian. Dengan mengerahkan Sea Rider Pos TNI AL Alor, mereka lansung melakukan pencarian di Perairan Kalunan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sekitar pukul 17:00 Wita, tim meneropong dari kejauhan adanya kapal yang berjalan pelan-pelan dan dicurigai kapal tersebut merupakan kapal korban. Tim menuju ke kapal tersebut dan mengecek bahwa kapal dan enam nelayan adalah benar korban dicari,” terang Fathur.</p>
<p dir="ltr">Setelah itu, terang Fathur, tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban. Bersyukur semua korban dalam kondisi selamat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Hanya mereka sedikit merasa kelelahan pasca terombang ambing. Tepat pukul 21:10 Wita seluruh korban bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Kalabahi dengan selamat dan para korban kembali ke keluarga masing-masing,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Keluarga Muslim di Alor, Ansy Lema; Saya Yakin Bisa Ada Di Sini Karena Tuntunan Para Leluhur</title>
		<link>https://rakyatflores.com/politik/kunjungi-keluarga-muslim-di-alor-ansy-lema-saya-yakin-bisa-ada-di-sini-karena-tuntunan-para-leluhur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Oct 2024 08:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy Lema]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Muslim di Alor]]></category>
		<category><![CDATA[leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[para leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[tuntutan para leluhur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3595</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE- Ibarat pulau yang tak pernah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong> Ibarat pulau yang tak pernah melupakan lautan, Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanis Fransiskus Lema atau lebih dikenal sebagai Ansy Lema datang berkunjung menemui keluarga kandung muslim di Kalabahi, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor pada, Jumat 25 Oktober 2024.</p>
<p>Di sela-sela aktivitas politiknya, Politisi PDI Perjuangan ini kembali ke Alor untuk merajut kembali ikatan darah keluarganya dalam balutan keberagaman agama. Dalam perjumpaan tersebut, pria kelahiran Kota Kupang itu mengatakan bahwa apapun posisi dan kedudukan seseorang, tidak boleh membuat ia lupa akan asal-usul dan leluhurnya. Harus selalu menghormati adat dan keluarga sebagai bagian dari jati diri.</p>
<p>“Kita boleh merantau ke mana-mana, sampai ke manapun juga, tapi tidak boleh lupa asal-usul leluhur kita. Saya yakin saya bisa ada di sini juga karena tuntunan para leluhur,” ucap Calon Gubernur NTT dengan tagline “Manyala Kaka” itu.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini mengungkapkan cerita yang belum banyak diketahui orang, yakni keluarga besarnya terdiri dari kaum nasrani (katolik) dan muslim. Garis keturunan keluarga muslim Ansy Lema yang bermukim di Alor berasal dari ibu kandungnya, Katharina Wake. Ayah dari Katharina Wake, Frans Feo Wake memiliki sepupu kandung beragama Islam yang bernama Haji Dala. Keduanya berasal dari Desa Pemo Wolosoko, Kabupaten Ende.</p>
<p>Latar belakang keluarga yang beragam inilah yang menjadi fondasi kuat Calon Gubernur NTT nomor urut satu itu tumbuh menjadi sosok pemimpin yang terbuka dan cinta akan kerukunan umat beragama. Hal ini jugalah yang menjadi salah satu alasan Ansy Lema yang dalam kunjungannya ke setiap kabupaten di NTT selalu mengunjungi lembaga ataupun tokoh-tokoh keagamaan. Baginya, Katolik, Islam, hingga Kristen Protestan dan agama apa pun sejatinya adalah saudara.</p>
<p>Di hadapan keluarga besar muslimnya di Alor, satu-satunya Calon Gubernur NTT yang berpasangan dengan perempuan ini berpesan untuk terus menjaga ikatan keluarga dan bersama-sama membangun NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Tutup Pencarian Empat Korban KM Lebanon yang Tenggelam di Pulau Pura Alor</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/tim-sar-gabungan-tutup-pencarian-empat-korban-km-lebanon-yang-tenggelam-di-pulau-pura-alor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 04:53:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[rakyatflores.com]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tutup Operasi pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2790</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; KALABAHI-Tim SAR Gabungan secara resmi menutup...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | KALABAHI-</strong>Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian empat korban KM Lebanon yang tenggelam di Pulau Pura, Kabupaten Alor, Provinsi NTT pada tanggal 20 Agustus 2024 yang lalu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Hari kemarin (26 Agustus 2024) merupakan pencarian hari ke tujuh terhadap ke empat korban namun hingga sore pencarian korban masih nihil, telah dilakukan berbagai upaya oleh Tim SAR diantaranya penambahan alut dari Speed Boat Polair Polres Alor, Rubber Boat Pos AL Alor,  Perahu Nelayan serta perluasan pencarian namum memang belum dapat ditemukan ke empat korban tersebut,&#8221; terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) kepada <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> belum lama ini.</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dari Tim SAR Gabungan sendiri bersama PJ Bupati Alor bahwa tanda-tanda penemuan korban masih nihil hingga hari ketujuh maka operasi SAR resmi ditutup dan ke empat korban dinyatakan hilang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selanjutnya akan dilakukan pemantauan, kedepan apabila dari hasil pemantauan ada tanda-tanda korban maka operasi SAR akan dibuka kembali,&#8221; ungkap Ridwan.</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan itu, Ridwan menyampaikan turut berduka cita atas kejadian ini. Bagaimanapun Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Alor, KSOP Kalabahi, Polair Polda NTT, Polair Polres Alor, Pos TNI AL Alor, BPBD Alor, Polsek Alor Barat Laut, Puskemas Alor Kecil, Tim Nautika Dive serta masyarakat dan nelayan setempat yang telah berupaya semaksimal mungkin.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami juga menyampaikan terima kasih atas atensi PJ Bupati Alor Bapak DR. Dr. Zeth Soni Libing, MSi yang turut ikut mencari keberadaan korban KM Lebanon. Misi kemanusiaan sejatinya akan selalu menjadi tugas yang mulia dimanapun kita berada dan bagaimanapun hasilnya,&#8221; pungkas Ridwan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KM Lebanon Tenggelam di Perairan Pulau Pura Kabupaten Alor, Empat Orang Belum Ditemukan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/km-lebanon-tenggelam-di-perairan-pulau-pura-kabupaten-alor-empat-orang-belum-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 00:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[KM Lebanon]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Pulau Pura]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2522</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES. COM &#124; KALABAHI-Kapal Motor (KM) Lebanon dikabarkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES. COM | KALABAHI-</strong>Kapal Motor (KM) Lebanon dikabarkan tenggelam di perairan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 20 Agustus 2024. Akibatnya, dari total 23 penumpang, empat orang lainnya belum ditemukan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) melalui rilis yang diterima rakyatflores.com, Rabu 21 Agustus 2024.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa, kronologis kejadian bermula ketika pihaknya menerima informasi dari pelapor atas nama Baharudin Molang bahwa pada pukul 18:00 Wita, KM. Lebanon dengan total penumpang 23 orang tenggelam di sekitar perairan Pulau Pura Kabupaten Alor.</p>
<p>Kapal tersebut tenggelam karena disebabkan oleh gelombang dan arus kencang di sekitar Perairan Pulau Pura tersebut. Karena gelombang dan arus kencang kapal tersebut tenggelam.</p>
<p>&#8220;Sampai pada saat dilaporkan jumlah penumpang yang telah dievakuasi oleh perahu nelayan berjumlah 19 orang, sementara POB (Person On Board) yang belum ditemukan berjumlah empat orang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kini tim SAR Gabungan telah diberangkat menuju lokasi kejadian di Perairan Pulau Pura Kabupaten Alor dengan mengerahkan searider KSOP Kalabahi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
