<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bank &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/tag/bank/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Oct 2024 01:32:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>Bank &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Baik, Bank NTT Jadi Salah Satu Bank Daerah yang Menerbitkan Kartu Kredit Indonesia Berbasis GPN</title>
		<link>https://rakyatflores.com/ekonomi/kabar-baik-bank-ntt-jadi-salah-satu-bank-daerah-yang-menerbitkan-kartu-kredit-indonesia-berbasis-gpn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 01:32:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[GPN]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kredit Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3494</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; KUPANG-Setelah melalui serangkaian proses evaluasi yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | KUPANG-</strong>Setelah melalui serangkaian proses evaluasi yang ketat, termasuk pemeriksaan lapangan (On Site Visit) sesuai dengan peraturan yang berlaku oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) maka PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu bank daerah yang menerbitkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) berbasis logo GPN.</p>
<p dir="ltr">Ini usai Bank NTT mendapatkan persetujuan resmi dari BI untuk pengembangan produk berupa Kartu Kredit Indonesia (KKI) Fisik Segmen Pemerintah berlogo nasional berbasis GPN pada tanggal 10 Oktober 2024 melalui surat Bank Indonesia Nomor: No. <a href="tel:26372">26/372</a>/DKSP/Srt/B.</p>
<p dir="ltr">Adapun persetujuan ini diberikan setelah Bank NTT mengajukan permohonan kepada Bank Indonesia (BI) yang inisiasi awalnya pada tanggal 18 Januari 2024, dan finalisasi perbaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan (on site visit) yang terakhir disampaikan pada tanggal 30 September 2024.</p>
<p dir="ltr">Plt. Direktur Utama Bank NTT Yohanis Landu Praing menyampaikan bahwa ini adalah sejalan dengan perwujudan program kerja Bank NTT untuk mendukung efisiensi dan transparansi dalam hal pengadministrasian dan tata kelola keuangan pemerintah daerah di NTT.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan bahwa KKI Fisik Segmen Pemerintah memberikan fasilitas kredit melalui transaksi pada kanal EDC (Electronic Data Capture) untuk pembayaran atas belanja barang dan jasa serta belanja perjalanan dinas yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan Plafond sebesar maksimal 40% dari Besaran Uang Persediaan masing-masing SKPD/OPD yang telah ditetapkan dengan Peraturan/Instruksi Kepala Daerah.</p>
<p dir="ltr">Hal ini adalah salah satu program Pemerintah Pusat  yang bertujuan untuk meminimalisasi penggunaan uang tunai, mengurangi risiko fraud, dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/kepanikan-bank-mereda-di-wall-street-selanjutnya-kepanikan-fed/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Mar 2023 22:18:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wall Street]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://demo.idtheme.com/wpmedia/?p=50</guid>

					<description><![CDATA[Setelah beberapa hari ditandai dengan hiruk pikuk bank,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa hari ditandai dengan hiruk pikuk bank, anjloknya saham, dan intervensi pemerintah yang luar biasa, suasana di Wall Street menjadi lebih ceria pada hari Selasa.</p>
<p>Mengapa? Langkah- langkah darurat pemerintah yaitu mendukung simpanan dan menyiapkan fasilitas pinjaman untuk bank yang membutuhkan uang tunai dan telah berhasil, setidaknya untuk saat ini.</p>
<p>Tidak ada bank yang gagal pada hari Senin, meskipun ada kekhawatiran bahwa gejolak dari keruntuhan Silicon Valley Bank akan menyebar, menyebabkan bank-bank indigenous yang berada di posisi yang sama mengalami kerugian. Saham bank-bank itu, termasuk First Republic, telah bangkit kembali dengan tajam pada Selasa setelah aksi jual brutal pada Jumat dan Senin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
