<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPRD Nagekeo &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/tag/dprd-nagekeo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 01:11:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>DPRD Nagekeo &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HUT ke-81 RRI, Anggota DPRD Nagekeo Harap Jadi Momentum Refleksi dan Transformasi</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/hut-ke-81-rri-anggota-dprd-nagekeo-harap-jadi-momentum-refleksi-dan-transformasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 01:11:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-81 RRI]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=7876</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Radio Republik Indonesia (RRI) merayakan Hari Ulang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Radio Republik Indonesia (RRI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada hari ini, Jumat 11 September 2026. Momentum hari ulang tahun tersebut diharapkan menjadi titik refleksi sekaligus langkah transformasi bagi lembaga penyiaran publik milik pemerintah itu agar semakin adaptif dan relevan di tengah perkembangan zaman.</p>
<p>Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Elias Cima, S.Sos., MA, melalui keterangan tertulis yang diterima RakyatFlores.com, Jumat pagi. Ia menekankan pentingnya pembenahan internal agar RRI terus mampu menjawab tantangan media modern.</p>
<p>Elias yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Nagekeo menilai, usia ke-81 merupakan momentum strategis bagi RRI untuk melakukan refleksi menyeluruh terhadap peran dan kontribusinya selama ini.</p>
<p>“Ulang tahun ke-81 menjadi momen refleksi bagi RRI untuk terus berbenah dan menjangkau seluruh pelosok tanah air,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, di tengah disrupsi media yang berkembang sangat cepat, RRI dituntut tetap konsisten sebagai media yang menyuarakan kebenaran dan memberikan informasi yang edukatif bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Nagekeo Minta Pendataan Rumah Rusak Akibat Gempa Dilakukan Secara Akurat</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/dprd-nagekeo-minta-pendataan-rumah-rusak-akibat-gempa-dilakukan-secara-akurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 11:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Akurat]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Pendataan Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=7781</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo meminta pemerintah melakukan pendataan secara cermat dan transparan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores beberapa waktu lalu.</p>
<p>Anggota DPRD Nagekeo dari Partai Perindo, Elias Cima, menyampaikan hal tersebut pada Rabu, 26 Agustus 2026. Ia menegaskan, pendataan harus benar-benar menggambarkan kondisi rumah warga di lapangan, baik yang mengalami kerusakan berat, sedang maupun ringan.</p>
<p>Menurut Elias, proses pendataan tidak boleh hanya sebatas mengambil foto rumah kemudian memasukkan data ke dalam aplikasi. Petugas juga perlu memastikan hasil dokumentasi dan deskripsi kerusakan sesuai dengan kondisi sebenarnya.</p>
<p>“Banyak rumah yang rusak berat. Tetapi kalau hanya datang, foto, kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi, ini bisa berdampak pada indikator kerusakan. Seperti pengambilan foto dan bagaimana mendeskripsikan kerusakan,” kata Elias.</p>
<p>Ia mengaku menemukan kondisi di lapangan di mana rumah yang secara fisik mengalami kerusakan berat justru dapat dikategorikan sebagai rusak sedang atau ringan dalam sistem.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Perumahan Dialihkan Sepihak, Kades Utetoto dan DPRD Nagekeo Desak Dikembalikan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/bantuan-perumahan-dialihkan-sepihak-kades-utetoto-dan-dprd-nagekeo-desak-dikembalikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 14:06:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dialihkan Sepihak]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kades Utetoto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5812</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Kepala Desa Utetoto, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Kepala Desa Utetoto, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Athnasius Harpenas, memprotes keputusan Dinas Perumahan dan Tata Kota yang secara sepihak memindahkan bantuan dua unit rumah ke Kelurahan Lape. Ia mendesak agar bantuan tersebut dikembalikan ke Desa Utetoto karena masih banyak warganya yang membutuhkan.</p>
<p dir="ltr">“Kami minta dikembalikan ke Desa Utetoto karena masih banyak warga yang butuh rumah. Jangankan dua, delapan unit pun masih kurang,” ujar Athnasius kepada <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> melalui sambungan telepon, Kamis 14 Agustus 2025 malam.</p>
<p dir="ltr">Athnasius menjelaskan, awalnya Desa Utetoto mendapatkan tiga unit bantuan rumah pada tahun anggaran 2025. Namun, dua penerima mengundurkan diri karena alasan pribadi. Sebagai kepala desa, ia segera mengusulkan agar bantuan tersebut dialihkan ke warga lain di desa yang sama.</p>
<p dir="ltr">Pendamping program awalnya menyatakan hal itu memungkinkan, tetapi perlu menunggu perubahan anggaran pada Oktober 2025. Namun, tanpa pemberitahuan resmi, Dinas Perumahan kemudian memindahkan bantuan ke Kelurahan Lape.</p>
<p dir="ltr">“Dinas minta surat penolakan dari desa, tapi saya tidak buat karena warga kami tidak menolak. Kalau ada yang berhalangan, harusnya dialihkan ke warga lain di desa ini,” tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Ia menilai langkah dinas tersebut membingungkan, sebab sebelumnya bantuan tersebut bisa dialihkan ke warga lain di desa itu.</p>
<p dir="ltr">“Tunggu perubahan katanya, tapi nyatanya bisa dipindahkan ke tempat lain. Ini membuat kami bingung,&#8221; warga,” tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Sorotan yang sama juga datang dari Anggota DPRD Nagekeo, Elias Cima, S.Sos, MA. Ia meminta Bupati Nagekeo mengembalikan bantuan tersebut ke Desa Utetoto. Menurutnya, pemerintah harus peka terhadap kebutuhan warga dan tidak mengambil langkah mudah dengan memindahkan bantuan keluar desa dari Desa Utetoto.</p>
<p dir="ltr">“Dinas jangan berlindung di balik alasan waktu mepet. Itu kerja cari gampang dan tidak profesional,” kritik Elias.</p>
<p dir="ltr">Elias mengaku sudah membawa persoalan ini ke rapat paripurna DPRD. Berdasarkan klarifikasi bupati, pemindahan dilakukan karena keterbatasan waktu. Namun, Elias menegaskan tuntutannya agar dua unit rumah itu dikembalikan kepada warga Desa Utetoto yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p dir="ltr">Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Dinas Perumahan dan Tata Kota Kabupaten Nagekeo belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp juga tidak mendapat respons.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Kematian Prada Lucky, DPRD Nagekeo Desak Panglima TNI Evaluasi Total Sistem Pembinaan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/kasus-kematian-prada-lucky-dprd-nagekeo-desak-panglima-tni-evaluasi-total-sistem-pembinaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 04:56:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Total]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Prada Lucky]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pembinaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=5725</guid>

					<description><![CDATA[MBAY, RAKYATFLORES.COM-Anggota DPRD Nagekeo, Elias Cima, S.Sos., MA,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MBAY, RAKYATFLORES.COM-</strong>Anggota DPRD Nagekeo, Elias Cima, S.Sos., MA, mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan evaluasi total terhadap metode pembinaan di tubuh TNI. Desakan ini muncul pasca tewasnya Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI yang diduga menjadi korban pembinaan atau penganiayaan sesama anggota di Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Elias menilai, kematian Prada Lucky yang baru dua bulan bertugas tidak bisa dianggap sebagai ulah oknum semata. Menurutnya, peristiwa tersebut mencerminkan adanya sistem pembinaan yang timpang dan belum sepenuhnya dibenahi.</p>
<p dir="ltr">“Pembinaan berujung nyawa, tidak dapat ditolerir. Ini bukan sekadar perilaku oknum, tetapi cerminan sistem pembinaan yang bermasalah,” tegas Elias dalam keterangan tertulis yang diterima <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a>, Jumat 8 Agustus 2025.</p>
<p dir="ltr">Ia meminta Panglima TNI menata ulang kurikulum pembinaan di barak, agar kekerasan tidak kembali mewarnai institusi militer seperti di masa lalu.</p>
<p dir="ltr">Menurut Elias, kasus ini telah menimbulkan trauma di tengah masyarakat Nagekeo, yang terlihat dari reaksi keras di berbagai platform media sosial.</p>
<p dir="ltr">“Bahkan ada orang tua yang melarang anaknya bergabung dengan TNI. Ini bentuk trauma yang berulang,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Elias juga mendorong agar proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara terbuka untuk diketahui publik. Selain itu, ia menekankan perlunya evaluasi penempatan anggota TNI di daerah-daerah yang masyarakatnya sudah pernah mengalami trauma akibat kasus serupa.</p>
<p dir="ltr">Sebagai informasi, Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), baru dua bulan resmi menjadi prajurit TNI dan ditugaskan di Asrama Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Aeramo setelah mendapatkan perawatan intensif. Diduga kuat, kematian Prada Lucky akibat penganiayaan yang dilakukan seniornya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
