<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2025 06:18:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>Indonesia &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PT Sokoria Geothermal Indonesia Dorong Anak Muda Ende Kuasai Teknologi Panas Bumi</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/pt-sokoria-geothermal-indonesia-dorong-anak-muda-ende-kuasai-teknologi-panas-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 06:18:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Muda Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Geotermal]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Panas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[PT Sokoria Geotermal Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Panas Bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=6228</guid>

					<description><![CDATA[ENDE, RAKYATFLORES.COM-Dalam semangat Hari Sumpah Pemuda, PT Sokoria...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, RAKYATFLORES.COM-</strong>Dalam semangat Hari Sumpah Pemuda, PT Sokoria Geothermal Indonesia (PT SGI) senantiasa mendorong keterlibatan talenta muda lokal dalam industri energi terbarukan. Sejalan dengan keyakinan kami bahwa pemuda-pemudi Indonesia sejak dahulu merupakan motor penggerak bangsa, melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, SGI membuka peluang bagi anak-anak muda Kabupaten Ende untuk terlibat langsung dalam pengembangan panas bumi (Geothermal) di Pulau Flores.</p>
<p>Servinus Seko Poa, teknisi operasi PLTP Sokoria asal Ende, menjadi salah satu bukti keberhasilan pembinaan SDM lokal.</p>
<p>“Kami diberi kesempatan belajar langsung di lapangan dan memahami teknologi panas bumi. Ini pengalaman berharga yang membuat kami percaya diri untuk terus berkembang,” ujarnya, Senin (27/10/2025).</p>
<p>Hal serupa disampaikan Erlina Remi, staf Community Development PLTP Sokoria. Ia mengaku bangga bisa berkontribusi di perusahaan yang memberi ruang bagi anak muda daerah.</p>
<p>“Saya bangga bisa menjadi bagian dari industri energi bersih dan berperan dalam pengembangan daerah sendiri,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toleransi Beragama; Kunci Kerukunan dan Harmoni di Indonesia</title>
		<link>https://rakyatflores.com/opini/toleransi-beragama-kunci-kerukunan-dan-harmoni-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 05:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan dan Harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=4168</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; OPINI-Pada hari menjelang malam Natal, 24...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | OPINI-</strong>Pada hari menjelang malam Natal, 24 Desember 2024, pagi yang indah dan penuh damai ini, sebuah momen kecil namun begitu bermakna terjadi di rumah saya. Tepat pukul 09.00 pagi, seorang tetangga yang tinggal di sebelah rumah datang dengan membawa bingkisan Natal berupa aneka buah, seperti anggur dan buah-buahan lainnya. Tetangga saya ini adalah seorang Muslim dan kedatangannya dengan penuh kehangatan menyampaikan pesan yang begitu mendalam: bahwa toleransi beragama bukan sekadar konsep, tetapi sebuah tindakan nyata yang dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sebagai kader Perindo (Partai Persatuan Indonesia), kami selalu diajarkan untuk mengutamakan toleransi dalam hidup bermasyarakat. Prinsip ini mencakup penghormatan terhadap perbedaan suku, ras, dan agama. Partai kami menekankan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat dengan saling menghargai dan menciptakan hubungan harmonis antar sesama. Hal ini tercermin dari anggota kepengurusan di DPP yang terdiri dari berbagai orang dengan latar belakang suku, ras, dan agama yang beragam. Bersama-sama, kami menjadi satu dalam PERINDO yang bangkit untuk masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Baik, Bank NTT Jadi Salah Satu Bank Daerah yang Menerbitkan Kartu Kredit Indonesia Berbasis GPN</title>
		<link>https://rakyatflores.com/ekonomi/kabar-baik-bank-ntt-jadi-salah-satu-bank-daerah-yang-menerbitkan-kartu-kredit-indonesia-berbasis-gpn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 01:32:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bank NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[GPN]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kredit Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3494</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; KUPANG-Setelah melalui serangkaian proses evaluasi yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | KUPANG-</strong>Setelah melalui serangkaian proses evaluasi yang ketat, termasuk pemeriksaan lapangan (On Site Visit) sesuai dengan peraturan yang berlaku oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) maka PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu bank daerah yang menerbitkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) berbasis logo GPN.</p>
<p dir="ltr">Ini usai Bank NTT mendapatkan persetujuan resmi dari BI untuk pengembangan produk berupa Kartu Kredit Indonesia (KKI) Fisik Segmen Pemerintah berlogo nasional berbasis GPN pada tanggal 10 Oktober 2024 melalui surat Bank Indonesia Nomor: No. <a href="tel:26372">26/372</a>/DKSP/Srt/B.</p>
<p dir="ltr">Adapun persetujuan ini diberikan setelah Bank NTT mengajukan permohonan kepada Bank Indonesia (BI) yang inisiasi awalnya pada tanggal 18 Januari 2024, dan finalisasi perbaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan (on site visit) yang terakhir disampaikan pada tanggal 30 September 2024.</p>
<p dir="ltr">Plt. Direktur Utama Bank NTT Yohanis Landu Praing menyampaikan bahwa ini adalah sejalan dengan perwujudan program kerja Bank NTT untuk mendukung efisiensi dan transparansi dalam hal pengadministrasian dan tata kelola keuangan pemerintah daerah di NTT.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan bahwa KKI Fisik Segmen Pemerintah memberikan fasilitas kredit melalui transaksi pada kanal EDC (Electronic Data Capture) untuk pembayaran atas belanja barang dan jasa serta belanja perjalanan dinas yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan Plafond sebesar maksimal 40% dari Besaran Uang Persediaan masing-masing SKPD/OPD yang telah ditetapkan dengan Peraturan/Instruksi Kepala Daerah.</p>
<p dir="ltr">Hal ini adalah salah satu program Pemerintah Pusat  yang bertujuan untuk meminimalisasi penggunaan uang tunai, mengurangi risiko fraud, dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Kardinal Baru Indonesia, Ansy Lema: Ini Keputusan Paus Fransiskus yang Harus Disyukuri</title>
		<link>https://rakyatflores.com/nasional/sambut-kardinal-baru-indonesia-ansy-lema-ini-keputusan-paus-fransiskus-yang-harus-disyukuri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 07:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy Lema]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kardinal]]></category>
		<category><![CDATA[Kardinal Baru Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3373</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE-Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong>Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM terpilih menjadi satu dari 21 kardinal baru yang ditunjuk oleh Paus Fransiskus pada Minggu kemarin (6/10/2024) pukul 12.00 waktu setempat. Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema menyambut dengan sangat baik terpilihnya uskup berdarah Manggarai ini.</p>
<p>&#8220;Saya sangat menyambut baik dan mengucapkan selamat kepada Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM. Ini merupakan keputusan Paus Fransiskus yang patut kita syukuri,&#8221; ujar Ansy Lema, Selasa 8 Oktober 2024.</p>
<p>Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut satu tersebut mengatakan Mgr Paskalis Bruno Syukur berasal dari Ordo Fratrum Minorum (OFM). Ordo keagamaan Katolik yang didirikan pada tahun 1209 oleh Santo Fransiskus dari Assisi ini memiliki spirit yang mendalam mengenai alam dan lingkungan hidup.</p>
<p>Kecintaannya pada alam terbukti dengan dikukuhkannya Santo Fransiskus Assisi sebagai Pelindung Pemeliharaan Kelestarian Lingkungan Hidup pada tanggal 29 November 1979 oleh Paus Yohanes Paulus II. Fransiskus memadukan kehidupan kasih terhadap Allah, sesama, dan alam dalam keselarasan.</p>
<p>“Nilai-nilai dari Santo Fransiskus inilah yang kemudian diambil oleh Paus Fransiskus dan membuat dirinya mengganti nama aslinya Jose Mario Bergoglio menjadi Paus Fransiskus,” terang pria kelahiran Kota Kupang ini.</p>
<p>Selain memiliki kecintaan akan alam, Fransiskus dari Assisi sendiri dikenal sebagai manusia kemiskinan dan cinta damai. Oleh sebab itu, Paus Fransiskus adalah tokoh pemimpin agama yang terkenal dengan kesederhanaan dan terbuka terhadap beragam kalangan, serta dialog antar agama. Teladan ini tercermin dari kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia beberapa waktu lalu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Kinerja Bandara di Indonesia Melalui Audit Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP); Peran Karolus Karni Lando</title>
		<link>https://rakyatflores.com/tak-berkategori/meningkatkan-kinerja-bandara-di-indonesia-melalui-audit-sistem-manajemen-anti-penyuapan-smap-peran-karolus-karni-lando/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 08:19:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Karolus Karni Lando]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Anti Penyuapan]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[rakyatflores.com]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[SMAP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3088</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; OPINI-Hari ini saya memulai pertemuan dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | OPINI-</strong>Hari ini saya memulai pertemuan dengan Angkasa Pura Support, langkah pertama dalam rangkaian persiapan audit yang akan saya pimpin mulai pertengahan November 2024. Audit ini, akan mencakup 15 bandara yang tersebar di Jawa, Bali dan Indonesia Timur, termasuk bandara strategis seperti Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Audit kali ini berfokus pada penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016. Tujuannya jelas: menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam operasional bandara, yang tak hanya menjadi gerbang bagi para penumpang, tetapi juga titik sentral bagi perekonomian dan logistik nasional.</p>
<p>Sebagai seorang Lead Auditor Internasional, saya, memiliki tanggung jawab untuk meninjau secara menyeluruh berbagai aspek kritis dari kinerja bandara. Fokus audit kali ini meliputi Corporation Plan and Performance, teknologi peralatan, manajemen keuangan dan risiko, fasilitas, human capital, pengadaan, sektor komersial, serta pengelolaan fasilitas lainnya. Ini bukan sekadar audit biasa, tetapi sebuah upaya komprehensif untuk memastikan bandara di Indonesia memenuhi standar tertinggi baik di tingkat nasional maupun internasional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Inspirasi Kasih dan Kerendahan Hati untuk Bangsa dan Pemimpin</title>
		<link>https://rakyatflores.com/opini/kunjungan-paus-fransiskus-ke-indonesia-inspirasi-kasih-dan-kerendahan-hati-untuk-bangsa-dan-pemimpin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 00:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Karolus Karni Lando]]></category>
		<category><![CDATA[Kerendahan Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2895</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Dr (c),Ir. Karolus Karni Lando, MBA Direktur...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Oleh: Dr (c),Ir. Karolus Karni Lando, MBA</strong><br />
<strong>Direktur Asia Pacific -Registro Italiano Navalle</strong></p>
<p><strong>RAKYATFLORES.COM | OPINI-</strong>Pada tanggal 1 September 2024, Bapak Suci Paus Fransiskus tiba di Jakarta, Indonesia, disambut dengan penuh sukacita oleh umat Katolik dan masyarakat lintas agama. Saya, Karolus Karni Lando, meskipun tidak dapat hadir langsung karena berada di luar negeri, tetap mengiringi setiap langkah beliau dengan doa agar kunjungan ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi bangsa Indonesia.</p>
<p>Sebagai seorang yang lahir dan besar di Flores, saya merasa bangga menjadi bagian dari umat Katolik. Agama kita memiliki pemimpin yang melebihi batas-batas negara, seorang yang kita panggil Bapak Suci. Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, bukan hanya dihormati oleh umat Katolik di seluruh dunia, tetapi juga oleh masyarakat dari berbagai agama. Kepemimpinannya yang penuh kasih dan kerendahan hati telah menginspirasi banyak orang, dan tak heran, di mana pun beliau pergi, umat dari segala penjuru datang untuk melihat, bahkan menyentuh tangan kudusnya.</p>
<p>Kehadiran Paus di Jakarta bukan hanya acara besar bagi umat Katolik, tetapi juga momen bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia. Ribuan orang dari berbagai daerah rela datang dengan biaya sendiri, hanya untuk mengikuti Misa yang dipimpin Paus di Gelora Bung Karno. Tidak ada sekat antara beliau dan pimpinan agama lain, karena kerendahan hati Paus selalu mendorongnya untuk berdamai dan menghormati semua orang, tanpa memandang latar belakang agama.</p>
<p>Salah satu momen yang paling menyentuh adalah ketika Paus mencium tangan Imam Besar Masjid Istiqlal, sebuah tindakan yang menunjukkan sikap saling menghormati dan harmoni antaragama. Kerendahan hati Paus menjadi cerminan dari kasih yang sempurna, yang membawa kedamaian sejati. Damai yang hanya bisa diraih oleh hati yang terbuka, siap merangkul semua orang dengan tulus dan penuh kasih.</p>
<p>Sebagai orang Flores, kami menganggap berkat dari pastor, uskup, apalagi Paus sebagai sesuatu yang sangat istimewa. Kehadiran Paus membawa rasa tenang, bahagia, dan memperkuat iman kami kepada Yesus Kristus. Melalui berkat beliau, kami percaya bahwa iman kami semakin kuat dan hidup kami semakin diberkati.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merdeka dalam Tanda Tanya; Refleksi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79</title>
		<link>https://rakyatflores.com/opini/merdeka-dalam-tanda-tanya-refleksi-hari-ulang-tahun-kemerdekaan-republik-indonesia-ke-79/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 09:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Karolus Karni Lando]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2473</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Dr(c), Ir. Karolus Karni Lando, MBA Saat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Dr(c), Ir. Karolus Karni Lando, MBA</strong></p>
<p>Saat kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, pekik &#8220;Merdeka!&#8221; terdengar di seluruh penjuru negeri. Namun, di balik semangat dan euforia perayaan ini, tersimpan sebuah pertanyaan mendasar yang perlu kita renungkan bersama: Apakah benar kita sudah merdeka?</p>
<p><strong>Apa Itu Merdeka?</strong></p>
<p>Merdeka secara harfiah berarti bebas dari penjajahan atau kekuasaan pihak lain. Namun, makna merdeka jauh lebih dalam daripada sekadar kebebasan fisik. Merdeka juga mencakup kebebasan untuk menentukan nasib sendiri, kebebasan untuk hidup dengan martabat, dan kebebasan untuk mendapatkan hak-hak dasar sebagai manusia, seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan keadilan. Merdeka adalah ketika setiap individu dalam suatu bangsa dapat hidup dengan aman, sejahtera, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa adanya penindasan, ketidakadilan, atau diskriminasi.</p>
<p><strong>Kondisi Indonesia Saat Ini</strong></p>
<p>Secara politik, Indonesia telah merdeka sejak 1945. Namun, jika kita melihat dari sisi kesejahteraan dan keadilan sosial, masih banyak tantangan yang dihadapi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vox Point Sikka Dorong Keterlibatan Umat Keuskupan Maumere Dalam Lawatan Apostolik Paus di Indonesia</title>
		<link>https://rakyatflores.com/regional/vox-point-sikka-dorong-keterlibatan-umat-keuskupan-maumere-dalam-lawatan-apostolik-paus-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 14:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Vox Poin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=1547</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; MAUMERE-Visitasi apostolik dari pemimpin tertinggi umat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | MAUMERE-</strong>Visitasi apostolik dari pemimpin tertinggi umat katolik sejagat ke bumi Indonesia tinggal menghitung hari. Kunjungan bersejarah syarat makna dan kaya berkat ini akan terjadi pada tanggal 3 hingga 6 September 2024.</p>
<p>Momentum bersejarah ini akan kembali membangkitkan memori publik bangsa Indonesia teristimewa umat katolik generasi baby boomers dan Gen X (penghubung) serta akan menghadirkan pengalaman baru bagi generasi milenial dan para Gen Z.</p>
<p>Kunjungan Paus Fransiskus akan menciptakan memori tersendiri dari kunjungan para Bapa Suci sebelumnya yakni Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.</p>
<p>Penantian dan euforia umat akan kedatangan Paus Fransiskus terus bergelora dan sejalan dengan itu, telah dilakukan berbagai persiapan oleh panitia tingkat nasional.</p>
<p>Namun ketika mencermati jadwal dan tempat-tempat yang akan disinggahi Paus Fransiskus selama lawatan apostoliknya di Indonesia, ada semacam mata rantai kecil yg terputus yakni tidak adanya nama Maumere dalam sites plan kunjungan kali ini.</p>
<p>Maumere, kota kecil di jantung pulau Flores yang mayoritas penduduknya beragama katolik pernah merasakan pijakan kaki dan ciuman kasih dari St. Yohanes Paulus II pada medio Oktober 1989 silam.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diplomasi RI Terhadap Australia Lemah, Nelayan dan Petani Rumput Laut Korban Montara Kian Menderita</title>
		<link>https://rakyatflores.com/internasional/diplomasi-ri-terhadap-australia-lemah-nelayan-dan-petani-rumput-laut-korban-montara-kian-menderita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 14:44:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Koalisi]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Montara]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Rumput Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Timor]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Rote]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=1221</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE-Pada tahun ini, ditanggal 21 Agustus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong>Pada tahun ini, ditanggal 21 Agustus nanti, publik Indonesia dan dunia Internasional akan diingatkan dengan tragedi kelam 15 tahun lalu di sekitaran perairan laut Timor, Indonesia. Ketika itu minyak mentah hasil pengeboran oleh perusahaan Thailand yang berbasis di Australia PTT Exploration and Production (PTTEP) mengalami kebocoran pipa sehingga mengakibatkan meledaknya kilang minyak yang berada di Blok Atlas Barat Laut Timor tersebut.</p>
<p dir="ltr">Tragedi Lingkungan dan Kemanusiaan yang terjadi pada 21 Agustus 2009 itu pun, kemudian &#8220;membunuh&#8221; lebih dari <a href="tel:100000">100.000</a> mata pencaharian warga Nusa Tenggara Timur, terutama para petani rumput laut, para nelayan, serta berbagai penyakit aneh yang menyerang masyarakat pesisir sampai membawa kematian, dan hancurnya puluhan ribu hektar terumbu karang di wilayah perairan Laut Timor.</p>
<p dir="ltr">Berbagai upaya telah dilakukan untuk memperjuangkan keadilan bagi para Nelayan dan masyarakat pesisir di NTT yang terkena dampak. Pada mulanya upaya diplomasi melalui Kementerian luar Negeri untuk meminta pertanggungjawaban Australia, namun langkah ini tidak berjalan mulus.</p>
<p dir="ltr">Lalu langkah kedua, pada tahun 2016,  sekitar <a href="tel:16000">16.000</a> petani rumput laut di Kabupaten Rote dan Kabupaten Kupang mengajukan perkara class action di Pengadilan Federal Australia di Kota Sydney. Langkah ini berhasil, dimana pihak Perusahaan dan Pemerintah Australia diwajibkan untuk mengganti kerugian bagi para Nelayan  dan petani pembudidaya rumput laut  sebagai korban yang mengajukan tuntutan.</p>
<p dir="ltr">Namun, lagi-lagi proses ganti rugi pun tidak semulus yang dibayangkan. Banyak korban-korban  yang sampai dengan hari ini masih belum menerima ganti kerugian tersebut.</p>
<p dir="ltr">Pada tahun 2018, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membentuk Satuan Tugas Montara. Salah satu peran dari Satgas ini yakni melakukan upaya litigasi Internasional untuk menuntut pertanggungjawaban Pemerintah Australia dan PTT Exploration and Production (PTTEP).</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
