<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus penganiayaan &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<atom:link href="https://rakyatflores.com/tag/kasus-penganiayaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<description>Cepat, Akurat, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Oct 2024 13:31:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rakyatflores.com/wp-content/uploads/2024/06/Ikon-Situs-512-80x80.png</url>
	<title>Kasus penganiayaan &#8211; RakyatFlores.Com</title>
	<link>https://rakyatflores.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polsek Ndona Berhasil Selesaikan Kasus Penganiayaan Berbasis Keadilan Restoratif</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/polsek-ndona-berhasil-selesaikan-kasus-penganiayaan-berbasis-keadilan-restoratif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 13:31:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Restoratif]]></category>
		<category><![CDATA[Ndona]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Ndona]]></category>
		<category><![CDATA[Restoratif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=3309</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE-Polsek Ndona berhasil menyelesaikan kasus dugaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong>Polsek Ndona berhasil menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan melalui mediasi berbasis keadilan restoratif. Mediasi ini dilaksanakan, Selasa 1 Oktober 2024 di Mapolsek Ndona, Dusun Tanagadi, Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.</p>
<p>Kasus ini melibatkan Oktavianus Roland Raja (20), warga Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, sebagai pelapor (pihak pertama), dan dua pelajar, Bahri (16) dari Kelurahan Kotaratu, Kecamatan Ende Utara, serta Riski Ramadhan Musa (15) dari Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, sebagai terlapor (sebagai pihak kedua dan ketiga).</p>
<p>Kasus penganiayaan tersebut terjadi pada hari Minggu, 29 September 2024, sekitar pukul 19.00 WITA, di Jalan Wolowona-Wolotopo (Tangga Alam), Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona.</p>
<p>Atas peristiwa tersebut, pihak pertama melaporkan kejadian ini kepada Polsek Ndona dengan harapan penyelesaian melalui proses mediasi.</p>
<p>Dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut, pihak Polsek Ndona dipimpin langsung oleh Kapolsek Ndona Iptu I Gede Wisna, S.H didampingi Kanit SPKT 3 dan Kanit Reskrim beserta anggota Polsek Ndona, memfasilitasi mediasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Sikka Ditangkap Polsek Lio Timur Karena Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan di Tempat Pesta</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/warga-sikka-ditangkap-polsek-lio-timur-karena-diduga-terlibat-kasus-penganiayaan-di-tempat-pesta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 06:58:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap Polsek Lio Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Ditempat Pesta]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lio Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Lio Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Sikka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2863</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE-Seorang pria asal Kabupaten Sikka berinisial...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong>Seorang pria asal Kabupaten Sikka berinisial PMK (31) ditangkap pihak kepolisian dari Polsek Lio Timur karena diduga melakukan tindakan penganiayaan di tempat pesta pernikahan yang digelar di Desa Kelisamba, Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende, Rabu 4 September 2024 sekira pukul 12:00 Wita.</p>
<p>Pelaku yang merupakan warga dari Desa Korobhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka itu ditangkap karena menganiaya korban berinisial HA.</p>
<p>Kapolsek Lio Timur, Ipda Dedy Sahbudin mengatakan bahwa, kasus tersebut bermula ketika pada, Selasa 3 September 2024 sekira pukul 01:00 Wita, korban HS bersama pelapor SYP yang merupakan anggota BPD Desa Bokasape Timur mengikuti pesta pernikahan YST di Dusun 02 Audoa, Desa Kelisamba, Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende.</p>
<p>Saat itu pelapor SYP melihat korban HA lari keluar dari tenda tempat pesta. Pelapor kemudian menghampiri korban dan saat itu juga korban memberitahu bahwa dia ditikam.</p>
<p>Tak berpikir panjang, pelapor langsung menggendong korban ke teras rumah Ferdinandus Leu. Pelapor memanggil Saudara Irwan Paro guna mengantar korban ke Puskesmas Wolowaru.</p>
<p>Setelah itu, pelapor SYP langsung mendatangi Polsek Lio Timur untuk melaporkan kejadian tersebut guna proses lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Nagekeo Tahan Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/polres-nagekeo-tahan-tiga-terduga-pelaku-penganiayaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 00:52:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[Tahan Terduga Pelaku Penganiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2827</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; MBAY-Polres Nagekeo akhirnya menahan tiga dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | MBAY-</strong>Polres Nagekeo akhirnya menahan tiga dari empat terduga pelaku penganiayaan  yang dilakukan secara bersama-sama di Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 29 Agustus 2024.</p>
<p dir="ltr">Korban berinisial S diduga dianiaya oleh empat terduga pelaku berinisial AN, AR, IG, serta HA setelah mereka meneguk minuman keras (miras) jenis beer bersama-sama.</p>
<p dir="ltr">Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Dominggus N. S. L Duran mengatakan hal itu kepada <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> melalui pesan singkat whatsapp, Senin 3 September 2024.</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan bahwa, kejadian bermula ketika, Kamis 28 Agustus 2024 sekira pukul 23:55 Wita, korban bersama dengan para terduga pelaku mengkonsumsi miras jenis beer besama-sama.</p>
<p dir="ltr">Saat beer habis, korban kemudian memberikan uang Rp. 50 ribu untuk membeli tambah minuman. Korban juga meminta kepada terduga pelaku AR Rp. 10 ribu agar sama-sama membeli tambah minum.</p>
<p dir="ltr">Setelah itu, terduga pelaku AN langsung bangun dari tempat duduknya. Ia mengambil batu cobek dan menggertak korban sambil meludahi muka korban dan melontarkan kata-kata kasar, namun AR menahan AN.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Aniaya Kakek Hingga Tewas, Sorang Pria di Sikka Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/diduga-aniaya-kakek-hingga-tewas-sorang-pria-di-sikka-ditangkap-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 12:42:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[Pria di Sikka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=2025</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; ENDE-Kasus penganiayaan berat hingga korban tewas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | ENDE-</strong>Kasus penganiayaan berat hingga korban tewas kembali terjadi di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 1 Agustus 2024. Kali ini kasus kriminal tersebut terjadi diJalan Gajah Mada RT 004/RW 005, Kabor, Kecamatan Alok.</p>
<p dir="ltr">Korban yang dianiaya berinisial YA (64), warga Jalan Gajah Mada, RT 003/RW 005, Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Ia diduga dianiaya oleh MA (42) warga Jalan Kolombeke, Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.</p>
<p dir="ltr">Kasie Humas Polres Sikka, AKP. Susanto menyampaikan hal tersebut kepada <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> melalui pesan singkat yang diterima pada, Jumat 2 Agustus 2024 siang.</p>
<p dir="ltr">Susanto mengatakan bahwa, kasus tersebut berawal ketika saksi berinisial DBS mendengar suara tangisan istri terduga pelaku dari warung. Setelah mendengar suara tangisan, saksi DBS langsung ke luar untuk melihat apa yang terjadi di luar warung.</p>
<p dir="ltr">Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saksi melihat korban sudah tergeletak diatas trotoar. Ia juga melihat pelaku sedang mencekik dan membenturkan kepala korban ke trotoar.</p>
<p dir="ltr">Melihat kejadian yang mengenaskan itu, saksi langsung memberitahukan peristiwa tersebut kepada keluarga korban.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ODGJ di Nagekeo Aniaya Seorang Wanita Hingga Alami Luka Serius Pada Bagian Mulut</title>
		<link>https://rakyatflores.com/hukum-kriminal/odgj-di-nagekeo-aniaya-seorang-wanita-hingga-alami-luka-serius-pada-bagian-mulut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RakyatFlores.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 02:55:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[ODGJ]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Aeramo]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim Polres Nagekeo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rakyatflores.com/?p=1517</guid>

					<description><![CDATA[RAKYATFLORES.COM &#124; MBAY-Merliana Dalo (43), warga Kampung Doya,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>RAKYATFLORES.COM | MBAY-</strong>Merliana Dalo (43), warga Kampung Doya, Desa Kelewae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo diduga dianiaya oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Martinus Dhosa (26) asal Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Jumat 19 Juli 2024.</p>
<p dir="ltr">Akibat dari tindak pidana penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian mulut. Sementara pelaku sudah diamankan oleh polisi.</p>
<p dir="ltr">Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Dominggus N. S. L Duran mengatakan hal itu kepada <a href="http://rakyatflores.com">rakyatflores.com</a> melalui pesan singkat whatsapp pada, Jumat 19 Juli 2024 pagi.</p>
<p dir="ltr">Iptu Dominggus mengatakan, kasus tersebut bermuka ketika pada, Jumat 19 Juli 2024 sekira pukul 07:30 Wita, korban bersama Angela Bengu dan Hermelinda Bupu Aji sedang duduk memasak di dapur di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.</p>
<p dir="ltr">Tiba-tiba pelaku datang masuk ke belakang dapur dan mendekati korban yang sedang duduk di kursi. Pelaku langsung mengayunkan kepalan tangan kanannya kearah mulut sebanyak satu kali. Akibatnya mulut korban mengalami luka.</p>
<p dir="ltr">Karena takut, kemudian korban langsung berlari dan bersembunyi di bawah bale-bale (tempat duduk/tidur) yang ada didapur tetapi pelaku kembali datang dan mengancam akan membunuh korban.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
