“Dari dana yang terhimpun, telah kami salurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit sebesar kurang lebih Rp. 1,721 triliun dalam rangka mendukung pertumbuhan perekonomian di kabupaten Ende,” ungkapnya.
Yullian menambabkan, Bank BRI telah mengadopsi teknologi digital untuk memberikan kemudahan akses dan transaksi bagi nasabah perbankan secara online. BRI memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan tanpa harus ke kantor seperti transfer dana, beli pulsa listrik,
beli pulsa seluler, dan bayar angsuran pinjaman dari salah satu produk digital BRI andalan yakni BRImo.
“Yang mana BRImo merupakan aplikasi mobile banking yang paling banyak
diunduh oleh masyarakat Indonesia dan juga sebagai mobile banking dengan performa terbaik untuk kategori perbankan di Indonesia. Selain itu BRI juga mendukung program pemerintah untuk peningkatan transaksi non tunai dalam kegiatan perekonomian,” jelasnya.
Selain itu, kata Yullian, BRI juga telah memfasilitasi UMKM, toko-toko, supermarket dalam menggunakan merchant BRI seperti Oris dan EDC. Untuk kabupaten Ende sendiri terdapat kurang lebih 7.600 Qris dan 99 EDC merchant yang sudah terpasang dan siap digunakan untuk bertransaksi.
“Bank BRI Branch Office Ende juga diperkuat dengan fasilitas Mesin ATM Setor-Tarik Tunai atau Mesin CRM yang berada di BRI Kanca Ende dan semua BRI Unit sekanca Ende yang tersebar hampir di semua kecamatan dan desa yang ada di kabupaten Ende,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Ende, Martin Satban mengatakan bahwa, kehadiran para undangan semua pada acara ini membuktikan kalau semua mencintai BRI dan tentunya terus mendukung dengan semakin banyak menabung serta menggunakan fasilitas-fasilitas layanan yang disiapkan BRI.
