William Yani Wea Hadiri Konferensi Serikat Pekerja Internasional di Fiji: Solidaritas Global untuk Perubahan

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20251017 WA0009
William Yani Wea Bersama Perdana Menteri Republik Fiji Sitiveni Rabuka.

“Harapan kita terletak pada ketegasan ILO dalam menerapkan Pasal 33 konstitusinya. ITUC berdiri bersama rakyat Myanmar dalam perjuangan terbesar mereka untuk menolak pemilu palsu dan memulihkan pemerintahan demokratis yang sejati,” tegas William Yani Wea.

William juga menyoroti pentingnya suara generasi muda yang semakin vokal menuntut perubahan, serta menekankan bahwa perlawanan terhadap ketidakadilan adalah tanda kuat dari generasi yang menolak menyerah pada masa depannya sendiri.

“Kita bukan sekadar sebuah gerakan, kita adalah kekuatan global untuk perubahan,” ujar William menutup pernyataannya.

“Mari kita rebut kembali demokrasi, mari kita tuntut keadilan, dan mari kita wujudkan masa depan yang lebih baik bagi semua pekerja di seluruh dunia,” tambahnya.

Dalam forum terhormat itu, William Yani Wea juga berbicara tentang acara May Day di Indonesia yang berjalan sangat baik dan dihadiri oleh Presiden Indonesia Prabowo untuk menambah semaraknya acara May Day di Monas, Jakarta

Sementara itu, Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, menegaskan kembali komitmen pemerintahnya untuk menegakkan hak-hak pekerja sebagai hal yang tidak dapat dinegosiasikan. Ia menyerukan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja sebagai fondasi untuk membangun masyarakat yang adil dan inklusif.

Exit mobile version