Dipo juga mendorong penguatan koordinasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Daerah, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, Polri, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.
Koordinasi tersebut, kata dia, penting untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban sekaligus memastikan bantuan dapat segera menjangkau wilayah terdampak.
Selain penanganan korban, pemerintah juga diminta segera melakukan pendataan kerusakan infrastruktur. Pendataan perlu mencakup fasilitas kesehatan, sekolah, jalan, jembatan, jaringan listrik, telekomunikasi, serta fasilitas publik lainnya yang terdampak.
“Pendataan harus dilakukan cepat dan akurat agar pemerintah bisa segera menentukan kebutuhan penanganan di masing-masing wilayah. Jangan sampai ada daerah atau kelompok masyarakat yang luput dari bantuan,” ungkap Dipo.
Ia mengatakan kondisi geografis Pulau Flores, dengan sejumlah wilayah yang memiliki akses transportasi terbatas, perlu menjadi perhatian serius dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan.
