Asprov PSSI NTT Ancaman Tunda atau Pindahkan Lokasi Semi Final ETMC 2025 Jika Harga Tiket Tak Diturunkan

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
Kartu Ucapan Terima Kasih Biru Putih hijau bunga dan daun 20251203 000034 0000
Pengurus Asprov PSSI NTT, Muhammad Yadin Pua Reke.

ENDE, RAKYATFLORES.COM-Asprov PSSI NTT menegaskan akan menunda atau memindahkan lokasi pertandingan semi final El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 apabila Pemerintah Kabupaten Ende dan panitia pelaksana tidak menurunkan harga tiket yang dinilai terlalu tinggi.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Pengurus Asprov PSSI NTT, Muhammad Yadin Pua Reke kepada wartawan,  Selasa, 2 Desember 2025.

Yadin, yang juga anggota DPRD NTT, mengatakan, dirinya ditugaskan oleh Asprov PSSI NTT untuk berkomunikasi dengan Pemkab Ende dan panitia menyangkut polemik kenaikan tiket yang dinilai memberatkan masyarakat.

“Asprov menugaskan saya untuk komunikasi dengan Pemda dan panitia supaya harga tiket diturunkan. Jika harga tetap seperti ini, maka pertandingan demi final ditunda atau, yang paling buruk, lokasi ETMC dipindahkan,” tegasnya.

Ia menilai kenaikan tiket yang mencapai lebih dari dua kali lipat dibanding babak delapan besar telah memicu gelombang protes dari masyarakat dan berbagai pihak.

Dari hasil komunikasinya dengan Bupati Ende, Yadin menyebutkan bahwa kuota masing-masing 1.000 tiket untuk Kabupaten Ngada dan Nagekeo telah habis terjual dengan harga ekonomi Rp. 50.000 dan VIP Rp. 100.000.

Karena tiket sudah terlanjur laku, Pemkab Ende menyampaikan kesulitan untuk mengembalikan tiket kepada pembeli sebelumnya, sehingga memilih mempertahankan harga tersebut. Namun Asprov tetap meminta agar harga tiket diturunkan dan disamakan dengan harga babak delapan besar.

Menurut Yadin, ETMC seharusnya menjadi ajang yang tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga memberikan hiburan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kenaikan harga dua kali lipat dari babak sebelumnya sangat tidak wajar. Pemerintah jangan lihat ekonomi hanya dari penjualan tiket, tetapi juga dampak pada hotel, warung makan, hingga transportasi,” ujarnya.

Asprov PSSI NTT menegaskan bahwa jika pemerintah dan panitia tidak menurunkan harga tiket, maka dua opsi akan diambil. Opsi tersebut antara lain menunda pelaksanaan pertandingan semi final, atau memindahkan lokasi pertandingan ke daerah lain yang siap mengikuti ketentuan Asprov.

Sebagai informasi, harga tiket El Tari Memorial Cup (ETMC) mengalami kenaikan signifikan. Pada babak delapan besar, tiket ekonomi dijual seharga Rp. 20.000 dan kategori VIP Rp 50.000. Namun pada babak semi final, harga tersebut meningkat menjadi Rp. 50.000 untuk ekonomi dan Rp. 100.000 untuk VIP.

Kenaikan ini menjadi sumber polemik yang kini mengancam kelangsungan pertandingan semi final ETMC 2025 di Ende.

Exit mobile version