Menurutnya, persaingan antarprovinsi pada PON 2028 akan berlangsung ketat, terlebih NTT menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olahraga nasional tersebut.
” Target besar di PON 2028 dan persaingan antarprovinsi juga begitu ketat, maka langkah berani ini harus saya ambil. Saya tahu risiko juga besar terutama biaya. Namun, harga diri, martabat NTT dan nama NTT jauh lebih mahal dari semua yang kita akan buat. Karena itu saya putuskan harus dilaksanakan,” kata Julie Laiskodat.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT I yang meliputi Flores, Alor, dan Lembata itu mengatakan, dirinya melihat NTT sebagai daerah yang kaya potensi dan membutuhkan pengelolaan secara baik, benar, dan serius, terutama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ia menilai PERKEMI NTT memiliki potensi besar melalui pembinaan generasi muda, mulai dari anak-anak, remaja hingga pemuda. Menurutnya, generasi tersebut dapat menjadi kekuatan bagi NTT dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.
Karena itu, Julie berharap dukungan seluruh masyarakat NTT agar atlet Shorinji Kempo daerah ini mampu meraih prestasi di Kejuaraan Dunia maupun PON XXII 2028.
