“Kehadiran TBM atau komunitas literasi di tengah-tengah masyarakat harus mampu membantu menjawab kebutuhan masyarakat sekitar.”
“Ciptakan program pelatihan dan pemberdayaan yang sesuai dengan potensi sumber daya alam atau kultur masyarakat yang ada,” katanya.
Ketua PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do dalam sambutannya mengatakan, kegiatan lokakarya merupakan ikhtiar inspiratif untuk belajar dan berbagi praktik baik literasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Kupang.
“Ini merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi bagi pegiat literasi dalam mengelola TBM atau komunitas literasi,” katanya.
Polikarpus menambahkan, lokakarya yang mempertemukan para pegiat literasi merupakan momentum yang tepat sebagai ruang kolaborasi untuk mentransformasi TBM dan komunitas literasi.
Lanjutnya, TBM atau komunitas literasi harus menjadi sumber referensi, belajar dan tempat pelatihan. TBM juga harus menjadi tempat penelitian dan studi banding bagi lembaga lain.
