Bangun Fondasi Perubahan, Dokter Don; Saya Telah Wakafkan Hidup Buat Nagekeo Tercinta

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001104655

Ia juga berbangga dengan mama-mama Nagekeo yang juga sebagai pengrajin tenun. Sebab salah satu produk tenun dhowing (kain meja, red-) mereka menjadi taplak meja di salah satu hotel di Kota Labuan Bajo saat jamuan makan malam bersama para pemimpin ASEAN.

“Kita juga ada produk anyaman yang beberapa tahun lalu menjadi aksesoris seperti dompet, tas laptop, pembatas buku, dan tas kecil untuk HP pada saat pelaksanaan ASEAN Games di Jakarta. Kita sudah punya dan kita sudah bisa berekspansi,” ungkapnya.

Dokter Don mengatakan, dirinya bersama Marianus Waja meminta dukungan masyarakat untuk kembali mempercayakan mereka memimpin Nagekeo karena ingin membangun fondasi perubahan.

Menurutnya, pembangunan fondasi tersebut tidaklah mudah. Meski begitu dengan kemudahan seperti dukungan delapan partai politik dan kemampuan belajar ASN muda yang handal, dirinya sangat yakin dapat meletakan fondasi perubahan Nagekeo dengan baik.

“Dan itu butuh keberanian. Bapak mama tidak usah ragu apakah saya berani atau tidak. Saya berani betul. Karena saya sudah mewakafkan usia saya, badan saya buat Nagekeo,” ungkapnya.

Politisi senior NasDem itu menyampaikan bahwa ia sangat bersyukur Tuhan telah memberikan kehidupan kedua. Sebab berdasarkan hasil permenungannya, kemudahan dan karunia yang dia dapat pasti ada maksudnya. Sehingga sebagai hamba Tuhan, ia mengikuti jalan itu.

Exit mobile version