Ansy Lema kembali unggul pada kriteria tegas, berwibawa. Dia ada di posisi pertama dengan 80,0 persen, diikuti Simon Kamlasi dengan 75,4 persen dan Melki Laka Lena dengan 75,2 persen.
Dan terakhir pada kriteria mampu memimpin Provinsi NTT, Ansy Lema mendapat kepercayaan dari 84,0 persen suara responden, unggul cukup jauh dari Melki Laka Lena yang mendapat 79,1 persen, apalagi Simon Kamlasi yang mendapat suara 73,1 persen.
“Tampak citra personal dari Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) lebih positif ketimbang Emanuel Melkiades Laka Lena (Melki Laka Lena) dan Simon Petrus Kamlasi,” demikian kesimpulan Indikator Politik Indonesia.
Terkait survei citra personal itu, Indikator Politik memberikan catatan bahwa responden yang disurvei berdasarkan mereka yang mengetahui nama-nama tersebut yang akan maju dalam kontestasi Pilgub NTT 2024.
Tak hanya itu, survei Indikator Politik Indonesia kali ini juga menghasilkan dalam simulasi Top of Mind atau jawaban spontan responden, elektabilitas tertinggi diperoleh Ansy Lema dengan 10,8 persen. Disusul Melki Laka Lena di posisi kedua dengan 7,2 persen. Sedangkan Simon Kamlasi hanya mampu berada di posisi keenam dengan perolehan 3,2 persen suara.
Indikator Politik mencatat ada kenaikan signifikan terhadap elektabilitas Top of Mind Ansy Lema dibanding survei sebelumnya yang dilakukan pada 9-14 Juli 2024.
