Koa Momang Ansy Lema Disambut Meriah oleh Ribuan Warga Kabupaten Manggarai Timur

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1000958187

“Sudah benar kehadiran anak Ansy di sini. Itu artinya anak Ansy mengawali langkahnya dengan meminta restu leluhur dan keluarga besar. Selanjutnya adalah tanggung jawab kami untuk menjawab dengan dukungan bulat dari seluruh keluarga besar,” ujar Yoseph Tote.

Dari Mbaru Gendang Mokel, kegiatan berlanjut dengan doa bersama di makam keluarga besar Mukun.

Kemudian rombongan kembali ke Pong Bali untuk berdoa di makam keluarga kandung Inge.

Puncak ritual “Selek” diadakan di rumah kelahiran Almarhum Walter Djalang, ayah Inge. Acara tersebut berupa pengenaan pakaian dan atribut adat Manggarai kepada Ansy dan Inge. Secara berurutan keduanya dipakaikan kain songke Manggarai serta songkok (peci) dan selendang songke Manggarai.

Usai ritual adat, kebersamaan itu ditutup dengan acara makan bersama ratusan warga yang hadir.

“Rangkaian acara adat yang panjang ini kami berdua jalani dengan khidmat dan haru. Karena seluruh proses ini menunjukkan bahwa kami diterima sebagai bagian dari keluarga besar Suku Mokel dan langkah saya mendapat dukungan penuh dan restu dari seluruh keluarga besar,” ungkap Ansy yang akan berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto dalam kontestasi Pilgub NTT 2024.

Exit mobile version