Letak Batu Pertama Rumah Sakit Pratama, Melki Laka Lena Mengaku Terharu dengan Kebaikan Orang Solor

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1000848818

Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri HA Rasyid juga menyampaikan apresiasinya bagi para tokoh masyarakat yang menghibahkan tanahnya.

“Terima kasih kepada orang tua, tuan (pemilik)  tanah yang menyerahkan 3,5 hektare lahan buat pemerintah. Kita berharap bukan saja ada bangunan tetapi juga tim medisnya. Kita berupaya membuka lowongan kerja bagi tiga rumah sakit di sini (Flores Timur). Jika dibutuhkan dokter spesialis saya siap tandatangani pendidikan dokter,” kata Sulastri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dr. Ogie Silimalar menyebut  pembangunan rumah sakit pratama Solor dengan lahan sebesar 3,5 hektare ini merupakan bentuk kerja sama yang baik pemerintah dan masyarakat karena tanpa sepeser pun.

“Terima Kasih kepada orang tua, masyarakat Lewohedo, yang sudah menyerahkan lahan 3,5 hektare untuk pembangunan rumah sakit Pratama Solor tanpa sepeser pun,” kata dr.Ogie.

Untuk diketahui, Pembangunan rumah sakit pratama berdasarkan nomor kontrak:04/JK.Konst.RS. Pratama Solor/PPK. Dinkes/VII/2024 dengan nilai kontrak 44.924.970.000 dengan masa pengerjaan 150 hari kalender.

Proyek pengerjaan Rumah  Sakit Pratama Solor ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Flamboyan Prima Konstruksi dengan Konsultan Perencana PT.Spatium Artem Consultant serta Konsultan Pengawas CV.Bayu Pratama Jo dan CV Mestika Perisai Engineering.

Exit mobile version