Dalam kesempatan dialog bersama Ansy, salah satu anggota Pemuda Muhammadiyah NTT, Rizki Atapukan, memuji penyampaian program 5 NTT Manyala Ansy Lema karena betul-betul menyentuh persoalan mendasar yang ada di NTT.
Ia juga secara tegas menyatakan bahwa Ansy Lema adalah sosok aktivis yang dibutuhkan untuk membawa perubahan di NTT.
“Saya mendambakan sosok aktivis 98 yang memiliki gerakan dan keilmuan nyata untuk memimpin. Dan hal itu melekat di sosok beliau (Ansy Lema),” tutur Rizki.
Selanjutnya, ia mengatakan orang yang tidak menginginkan seorang aktivis untuk menjadi pemimpin, patut dipertanyakan jiwa aktivisnya. Pasalnya, NTT saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang berlatarbelakang aktivis.
“Saya sampaikan tadi bahwa negeri dan bangsa ini harus dipimipin oleh aktivis, yang tau persoalan rakyat yang memiliki hati dan peduli pada rakyat,” tegas Rizki.
Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah NTT, Kurniawan Naga Bay. Menurut Kurniawan, dengan segudang pengalaman sebagai aktivis 98 beserta jabatan politik yang pernah ia duduki, Ansy menjadi role model (contoh) yang tepat bagi pemuda NTT.
