Sementara itu, Bakal Calon Bupati Ende, Don Bosco M Wangge atau Don Wangge mengatakan, saat melakukan pendaftaran di PSI, ia datang sendiri di partai tersebut. Padahal sebelumnya, hanya timnya saja yang mendaftar di partai-partai lain.
“Itu karena saya ada tugas ke Kupang dan mengajar makanya saya tidak hadir,” ujarnya.
Don Wangge mengatakan, keinginannya maju karena didorong oleh banyak pihak untuk kembali maju pada kontestasi pilkada Ende 2024 ini. Selain itu, karena keprihatinannya atas sejumlah masalah yang masih mendera daerah tersebut.
“Kalau kita baca di statistik, Ende adalah kota ketiga termiskin untuk Indonesia. Sementara kabupatennya ke 140. Ini data statistik. Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Yang salah kita semua, termasuk saya mungkin karena tidak memberi masukan ke pemerintah yang ada,” ujarnya.
Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan Kabupaten Nagekeo, mereka masih diatas Ende. Padahal bupatinya dulu mengabdi di Ende dan kemudian menjadi bupati di sana.
“Itu semua yang mendorong saya untuk maju kembali. Terutama dengan partai pengusung yang punya wakil di DPRD Ende. Kita bicara untuk kepentingan Ende bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
