Dirinya melanjutkan bahwa pada periode sebelumnya yaitu Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode kepemimpinannya telah memberikan perhatian penuh dan meletakkan warisan yang baik bagi NTT. Karena itu, dirinya yakin Wapres Gibran akan meneruskan warisan kerja dari orang tuanya untuk terus membantu tanah Flobamora.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada saat berpidato dalam Kongres ke-VI Partai Amanat Nasional (PAN) pada September lalu, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak ada urusan dalam Pilkada 2024. (lihat di: https://youtu.be/m9ujtE09zeI?si=MGMmM8HWR8ZTkIYu).
Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu bahkan menyebut bahwa perbedaan koalisi di daerah adalah hal yang biasa dalam dinamika perpolitikan dan dirinya tak ada urusan sama sekali dengan hal tersebut. Mantan Menteri Pertahanan ini juga menegaskan bahwa baik dirinya dan Presiden Jokowi tidak pernah menitip seorang politisi pun dalam Pilkada serentak 2024 ini.
“Tentang Pilkada, serahkanlah kepada junior-junior itu. Siapapun yang dipilih tidak ada masalah. Silahkan. Kadang-kadang kita sama PAN, kadang-kadang tidak. Ya silahkan. Tidak ada urusan. Tidak ada intervensi. Saya jamin itu. Saya juga berkali-kali ketemu Pak Jokowi, dia tidak pernah nitip siapa-siapa. Rakyat sudah memberi mandat kepada kita. Kita ajak semua kekuatan bekerja sama,” tegas Prabowo.
Pengamat Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) Yohanes Jimmy Nami S.IP.,M.IP melihat Prabowo-Gibran adalah sosok pemimpin yang menaruh atensi besar bagi NTT. Sehingga, siapapun Gubernur NTT terpilih nanti, provinsi kepulauan ini akan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
Dosen Ilmu Politik Undana tersebut menerangkan bahwa segala kegiatan pembangunan di Indonesia akan dimulai dari wilayah terluar yang membutuhkan atensi besar dari pemerintah pusat dan Provinsi NTT merupakan salah satunya. Siapapun Gubernur NTT yang terpilih akan mendapatkan porsi perhatian yang sama dari pemerintah pusat.
