Ia menilai penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ngada sekaligus dorongan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.
“Prestasi ini patut kita apresiasi karena menjadi kebanggaan daerah. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini dijaga dan ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Dipo.
Ia berharap Ngada dapat terus mengembangkan berbagai program dan inovasi pengelolaan sampah sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dipo menambahkan bahwa pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, hingga dunia usaha.
Masyarakat dapat berkontribusi dengan mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah rumah tangga, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta menyalurkan material yang dapat didaur ulang melalui jalur yang tersedia.
Sementara itu, pemerintah daerah perlu memastikan layanan pengangkutan berjalan teratur, fasilitas pengolahan dikembangkan sesuai kebutuhan, serta penanganan sampah dan limbah B3 dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
