Djafar Achmad Gagas Pembentukan Dewan Adat Nua Ende, Tegaskan Tak Ada Kepentingan Politik

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260709 105310
Penggagas Pembentukan Dewan Adat Nua Ende, Djafar Achmad.

Pada acara deklarasi nanti, panitia akan mengundang para mosalaki dan tokoh adat sebagai deklarator, Bupati dan Wakil Bupati Ende, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1602/Ende, Kajari Ende, tokoh agama, budayawan, akademisi, anggota DPRD, pengusaha, insan pers, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Rangkaian acara akan diawali dengan prosesi adat Bhea sebagai sambutan adat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa lintas agama, Sua Soza atau doa adat dalam bahasa Ende, penandatanganan naskah deklarasi oleh para mosalaki dan penggagas, perkenalan Mars Ende Nua Oza, pertunjukan Tari Naro, sambutan para undangan, hingga ramah tamah.

Djafar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan mendukung deklarasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga budaya, adat istiadat, serta memperkuat perlindungan hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Ende.

Ia menegaskan bahwa Dewan Adat Nua Ende akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan berbasis adat, sosial, ekonomi, dan budaya, sekaligus menjaga kondusivitas serta harmoni sosial di tengah masyarakat.

Exit mobile version