ENDE, RAKYATFLORES.COM-Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Nangapanda bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutup badan jalan negara di Kilometer 33, Pengamuna, Desa Ondorea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 15 Oktober 2026 malam.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 21:00 Wita tersebut berupa material batu dengan berbagai ukuran yang menutupi badan jalan. Peristiwa ini diduga dipicu oleh retakan tanah akibat gempa bumi Flores serta kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Nangapanda.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Ende dan Bajawa sempat terputus total. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari, dengan tebing di sisi kanan dan pantai dengan kedalaman jurang sekitar satu meter di sisi kiri, turut meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.
Kapolsek Nangapanda, Iptu Nurdin Bambang mengatakan bahwa, personel Polsek Nangapanda bersama masyarakat setempat bergerak cepat mulai melakukan pembersihan material longsor secara manual pada pukul 21:15 Wita.
