Kepala Dinas Kesehatan Ngada, Yovita Maria menekankan bahwa kegiatan seperti ini berperan penting dalam menekan angka kekurangan gizi di masyarakat.
“Kami melihat perubahan nyata di lapangan. Dengan adanya dukungan pelatihan dan pemanfaatan produk lokal, masyarakat kini lebih sadar pentingnya asupan bergizi dan mampu mengelola bahan pangan secara mandiri,” ujarnya.
Perwakilan Tim PPM, Tengku Syahdana, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen PPM untuk memperkuat kapasitas masyarakat.
“Fokus kami bukan hanya pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan akuntabilitas di setiap lini. Dengan demikian, manfaatnya tidak berhenti pada bantuan, melainkan menjadi gerakan ekonomi produktif masyarakat,” jelasnya.
UMKM bukan hanya motor ekonomi, tetapi juga aktor penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dukungan terhadap UMKM pangan yang bergizi akan berdampak langsung pada terciptanya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.
