Mantan Ketua PMKRI Cabang Denpasar ini menjelaskan, mayoritas korban TPPO berasal dari desa-desa di Kabupaten Ende. Faktor pendorong utamanya adalah desakan ekonomi dan minimnya lapangan kerja, yang memaksa mereka menempuh jalur migrasi ilegal berisiko tinggi.
“Wakil rakyat dipilih untuk membela rakyat. Diam di hadapan tragedi kemanusiaan sama saja dengan mengabaikan nyawa warganya sendiri. Tidak hanya kasus TPPO, tetapi juga persoalan narkotika dan AIDS seharusnya menjadi sorotan bersama,” pungkasnya.
