ENDE, RAKYATFLORES.COM-Ledakan hama tikus kembali melanda wilayah Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Serangan hama ini mengancam ribuan hektar sawah dan berpotensi menyebabkan gagal tanam hingga gagal panen bagi para petani.
Pastor Paroki Wewaria, Romo Hendra, mengungkapkan bahwa ledakan hama tikus terakhir kali terjadi sekitar tahun 1980-an. Sejak saat itu, serangan serupa tidak pernah lagi dialami petani hingga beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, para petani yang telah menyiapkan bibit padi kini kewalahan menghadapi serangan tikus. Berbagai upaya telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.
“Petani sampai menyiapkan bibit dua sampai tiga kali. Setiap kali bibit disiapkan, tikus langsung menyerang. Bahkan ada yang menutup persemaian dengan seng, tetapi tetap tidak berhasil,” ungkap Romo Hendra.
Ia menjelaskan, jika ledakan hama tikus ini tidak segera ditangani, maka ada dua dampak serius yang akan terjadi, yakni gagal tanam dan berujung pada gagal panen.
