NasDem Tumbang di Pilkada Tanah Papua, Bukti Efek Pengunduran Diri dari Kader Potensial Laurenzus Kadepa

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001148865

RAKYATFLORES.COM | PAPUA-Menelitik dinamika pemilihan kepala daerah (pilkada), banyak kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang kalah di berbagai daerah di tanah Papua, dengan perolehan suara yang sangat drop. Kondisi tersebut dipicu oleh efek pengunduran diri sang tokoh Papua Laurenzus Kadepa.

Aktivis Perubahan Indonesia Timur Rifaiz Lamahoda mengatakan, ketika Laurenzus Kadepa bergabung di Partai Nasdem pada tahun 2013 silam, ia terpilih menjadi anggota DPR Papua. Setelah itu, pada tahun 2019 ia kembali terpilih menjadi wakil rakyat di Tanah Papua.

“Ia telah membuktikan dirinya sangat berpengaruh di partai Nasdem. Bahkan pada tahun 2019 ia terpilih menjadi anggota DPR dengan suara terbanyak,” ungkapnya.

Rifaiz mengatakan, berkat kontribusi besarnya, Nasdem menjadi partai besar dan memimpin lembaga DPR Papua pada periode 2019- 2024. Fakta tersebut merupakan bukti keberhasilan Laurenzus Kadepa dan kader lain disaat itu.

Namun, inkonsisten struktur partai yang mengabaikan kader potensial Nasdem Laurenzus Kadepa memberi mimpi buruk bagi eksistensi partai Nasdem dalam perkembangan politik di tanah Papua.

“Harus diakui dan wajib diapresiasi kepada kader potensial dan militansi Partai Nasdem Laurenzus Kadepa atas prestasi dalam membesarkan partai Nasdem di tanah Papua,” jelasnya.

Exit mobile version