Pemda dan FKUB Ende Gelar Dialog Lintas Agama dan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1000858311

Keempat, mengoptimalkan peran FKUB dan organisasi masyarakat lainnya dalam rangka menangkal isu-isu SARA yang dilakukan sebagai bagian aktivitas politik dalam rangka pilkada Kabupaten Ende Tahun 2024.

Sementara itu, Penjabat Bupati Ende, Gusti Ngasu dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif telah dilaksanakan dengan baik dan sekarang akan memasuki tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.

Sebentar lagi akan memasuki tahapan pendaftaran, penetapan calon bupati dan wakil bupati, pemilihan, hingga penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

“Proses ini akan menguras energi dan perhatian kita semua. Terdapat beberapa hal yang menjadi ukuran kesuksesan pilkada antara lain meningkatnya partisipasi masyarakat, penyelenggaraan pilkada yang demokratis, jujur, dan adil, serta terpilihnya bupati dan wakil bupati Ende yang sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam upaya untuk menciptakan pilkada damai, jelas Gusty, maka harus mampu mendeteksi segala bentuk ancaman, tantangan, dan gangguan yang dapat menganggu yang dapat menyebabkan pelanggaran pilkada baik administratif maupun pidana.

Selain itu, perlu mengantisipasi munculnya perseteruan antar kandidat dan pendukungnya baik di dunia nyata maupun medsos yang bisa memecah belah persatuan di masyarakat.

Exit mobile version