Pemda Ende Tetap Gusur Rumah Warga di Jalan Irian Jaya, Permintaan Mediasi dari Imam SVD Diabaikan

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260504 WA0015
Pater Erik, SVD saat melakukan mediasi supaya petugas menunda penggusuran rumah warga di Jalan Irian Jaya.

ENDE, RAKYATFLORES.COM-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende tetap melakukan penggusuran sebuah rumah warga di Jalan Irian Jaya, Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Senin (4/5/2026) sore. Tindakan ini dilakukan meski pihak Provinsial SVD Ende telah mengirim imam untuk meminta penundaan guna membuka ruang mediasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, penggusuran awalnya dijadwalkan pukul 09.00 Wita, namun tertunda hingga sekitar pukul 13.00 Wita. Penundaan terjadi akibat penolakan dari imam SVD, warga setempat, serta aktivis PMKRI Ende yang meminta agar dilakukan dialog terlebih dahulu.

Pater Erik, SVD yang hadir mewakili Provinsial SVD Ende, menyampaikan bahwa kedatangannya bertujuan meminta aparat menunda penggusuran dan mengedepankan mediasi antara semua pihak terkait, termasuk SVD Ende.

Namun, di tengah upaya tersebut, petugas justru mendatangkan alat berat ke lokasi. Kehadiran alat berat memicu ketegangan karena dinilai tidak sejalan dengan harapan warga yang menginginkan dialog terlebih dahulu.

Exit mobile version