“Karena polri menyadari, untuk mempercepat akselerasi gerakan pemanfaatan pekarangan pangan bergizi perlu dijalin kerjasama dan kemitraan dengan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkapnya.
Sebagai langkah awal, kata Aipda Adrianus, Polri sebagai penggerak berupaya untuk meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.
Sementara itu, Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S. Sos secara terpisah menjelaskan bahwa, Polsek Wolowaru dalam ketahanan pangan akan menyisir lokasi pekarangan seperti pemukiman warga, asrama, perkantoran dan sekolah untuk dijadikan penyedia sumber pangan bergizi.
Khusus pemanfaatan lahan milik Polsek juga sudah dilakukan pengolahan dan saat ini tengah dipersiapkan proses pembibitan benih antara lain cabe keriting, tomat, kangkung, sawi, buncis dan melon.
Kapolsek berharap bahwa lahan Polsek Wolowaru ini sekaligus sebagai kebun contoh yang dapat di manfaatkan oleh warga Kecmatan Wolowaru yang mana letak lokasinya sangat strategis di tengh Kota Kecamatan.
