Namun, alasan ketiga inilah yang memicu gelombang protes, khususnya dari Pemerintah Kabupaten Ende dan jajaran sepak bola lokal.
Bupati Ende, Yosef Badeoda, dengan tegas membantah pernyataan tersebut sebab dinilai tidak masuk akal. Ia menyatakan bahwa situasi sosial politik di Ende sangat kondusif.
Hal senada juga disampaikan oleh Manajer Perse Ende, Mikel Badeoda, yang menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap Kabupaten Ende
Keputusan PSSI NTT ini memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola NTT. Banyak pihak kini mendesak PSSI NTT untuk meninjau kembali keputusan tersebut agar tidak menimbulkan perdebatan dikalangan masyarakat NTT.
