Untuk mengatasi hal itu, beberapa rekomendasi strategis tengah disusun, antara lain:
1. Menetapkan program ini sebagai bagian dari RPJMD pendidikan NTT.
2. Mengembangkan platform digital pendampingan yang terintegrasi.
3. Membangun kerja sama formal dengan institusi pendidikan dan keamanan sebagai mitra tetap.
4. Meningkatkan kapasitas guru BK dan wali kelas dalam mendampingi siswa.
5. Menyediakan paket pendampingan berbasis wilayah dan kebutuhan lokal.
Angka-angka yang ditorehkan Program Quik Win tahun ini tidak hanya menjadi statistik keberhasilan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi ribuan anak muda NTT yang selama ini merasa terhalang oleh keterbatasan.
Para siswa yang berhasil lolos seleksi kini bersiap menjalani pendidikan di institusi negara, dari Akademi Militer, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, hingga Politeknik Keuangan Negara. Mereka tidak hanya membawa nama baik pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa mimpi dan harga diri masyarakat NTT ke panggung nasional.
Gubernur NTT dalam peluncuran program di SMAN 3 Kupang sempat menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan kenaikan partisipasi pendidikan tinggi berbasis penugasan negara setiap tahun sebagai bagian dari visi besar pembangunan manusia NTT.
