Dengan demikian, Program Quik Win tidak hanya layak dipertahankan, tetapi perlu diperkuat dan direplikasi. Karena di balik keberhasilan setiap anak NTT yang lolos TNI, Polri, dan sekolah kedinasan, tersimpan kerja kolektif yang terstruktur, kolaboratif, dan berpihak pada masa depan.
Relevan dan Berdampak
Program Quick Win atau Program Percepatan yang digagas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial dan pembangunan nasional saat ini, khususnya dalam sektor pendidikan. Melalui pendekatan reformasi birokrasi yang lebih dinamis dan berorientasi pada pelayanan publik, Quick Win menjadi salah satu instrumen penguatan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu akademisi NTT, Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum., menyampaikan pandangannya bahwa Quick Win bukan sekadar agenda periodik, tetapi merupakan bentuk nyata dari proses rebirokratisasi, pendauran ulang pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab negara terhadap warganya.
