“Kita harus siap, mungkin saat ini Labuan Bajo terlihat tenang-tenang saja tapi kita tidak pernah tahu satu menit atau satu jam ke depan, untuk itu dengan keberadaan dan kesiapsiagaan kami, masyarakat akan merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Adapun lokasi yang menjadi target patroli kali ini, jelas Libartino, adalah tempat berkumpulnya masyarakat, lokasi tempat nongkrong, sekitar tempat hiburan malam.
Selanjutnya, lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan, seperti aksi balap liar, tawuran, serta permukiman masyarakat tidak luput dari kegiatan ini.
“Sasarannya kejahatan jalanan, penyakit masyarakat, juga titik-titik kemacetan lalu lintas akibat adanya parkir liar yang kerap kali menjadi komplain warga masyarakat yang melintas,” ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Mabar itu.
Wakapolres Mabar meminta masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas di wilayah Manggarai Barat. Ia mengatakan, dukungan dan partisipasi dari masyarakat sangat diharapkan untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif karena kepolisian punya keterbatasan jumlah personel di lapangan.
“Kami polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi dan dukungan semua lapisan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif, sehingga Kota Labuan Bajo tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan maupun masyarakat lokal,” pungkasnya.
