Tokoh Pemuda Desa Satar Kampas Soroti Dugaan Pemangkasan Anggaran dan Material Proyek Huntara

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20261029 124830
Tokoh Pemuda Desa Satar Kampas, Kabul Budiyono.

Selain persoalan biaya tenaga kerja, Kabul juga menyoroti dugaan perbedaan jumlah material baja ringan yang digunakan dalam pembangunan Huntara. Ia menyebut, jumlah baja ringan pada pekerjaan vendor pertama diperkirakan berkisar 60-65 batang, sedangkan vendor kedua sekitar 70 batang. Perbedaan tersebut, menurutnya, perlu diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan RAB yang telah ditetapkan.

Kabul juga mengungkapkan dugaan bahwa vendor pertama tidak menyediakan tenaga tukang dalam proses pembangunan Huntara. Akibatnya, korban bencana disebut harus mencari tukang sendiri untuk membangun hunian sementara mereka. Jika terbukti, kondisi tersebut perlu dievaluasi karena berpotensi menambah beban warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah gempa.

Persoalan lainnya adalah mekanisme penentuan penerima Huntara. Kabul menduga pembangunan tidak sepenuhnya mengacu pada data pendataan awal dan urutan antrean penerima. Ia menilai, penerima manfaat cenderung terfokus pada kelompok tertentu, sementara sejumlah warga yang rumahnya roboh rata dengan tanah justru belum memperoleh Huntara dan masih tinggal di tenda pengungsian.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version