Maumere kota dengan julukan vatikan semalam, kota seribu biara, kota serambi vatikan semestinya mendapat kesempatan untuk dikunjungi oleh Bapa Suci Paus Fransiskus Xaverius.
Namun demikian, kenyataan ini tidak boleh mereduksi semangat kita umat katolik keuskupan Maumere untuk menantikan dan menyambut kehadiran Bapa Paus Fransiskus ke Indonesia.
Hal ini diungkapkan oleh Firmus Raf Martin, Ketua Vox Point Indonesia Sikka disela-sela kegiatan Rekoleksi Vox Point Sikka di Lembah Karmel Nilo, 20 dan 21 Juli 2024.
“Umat Katolik Sikka harus ikut terlibat dan berperan aktif dalam menyukseskan kunjungan Bapa Paus Fransiskus. Kita harus menunjukan bahwa Iman yang kita miliki bukan karena tampilan, penampakn dan perjumpaan fisik semata melainkan kesadaran dan kedalaman pemahaman serta hubungan personal kita dengan Tuhan,” ujar Raf Martin.
Senada dengan Raf Martin, Sekretais Dewan Pembina Vox Point Sikka; Anjebertus Magnus, S.Pd., M.Pd. mengungkapkn bentuk konkrit keterlibatan umat katolik Sikka yakni mendorong pemimpin umat dan pemda Sikka untuk melakukan misa virtual. Misa virtual (online) merupakan salah satu rekomendasi yang dihasilkan pengurus Vox Point saat kegiatan rekoleksi.
“Jaman sudah canggih, sehingga umat katolik di Jawa misa bersama Bapa Paus di Gelora Bung Karno sementara umat Katolik KUM bisa misa di Gereja Katedral atau Gelora Samador secara online. Teknisnya, Pengurus Vox Point Sikka akan bertemu dan membahas hal ini dengan Bapa Uskup, Pj. Bupati Sikka dan para stakeholder” ujarnya saat dijumpai di rumah meditasi Mater Scapularis Nilo, Maumere.
Hadir dalam kegiatan rekoleksi Vox Point Sikka yakni Romo Moderator, Sekretaris Pembina, Pengurus Inti dan Para Direktur.
