ENDE, RAKYATFLORES.COM-Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, menegaskan bahwa Fransiskus Taso (Fery Taso) tetap menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ende, meskipun tidak lagi memimpin DPC PDI Perjuangan Ende.
Sri Rahayu menjelaskan bahwa pergantian struktur kepengurusan partai di tingkat cabang tidak berpengaruh terhadap posisi pimpinan DPRD.
“Oh tidak, tidak mempengaruhi. Keduanya punya tugas masing-masing, satu di eksekutif dan satu di legislatif,” tegasnya usai memimpin rapat pleno Konfercab PDI Perjuangan se-Flores Lembata di Graha Ristela, Kota Ende, Sabtu 29 November 2025.
Menurut Sri Rahayu, pergantian Ketua DPC PDI Perjuangan Ende dari Fransiskus Taso ke Yosef Badeoda dilakukan karena Fransiskus Taso ditarik menjadi pengurus DPD PDI Perjuangan NTT. Selain itu, pergantian dilakukan untuk penyegaran organisasi, sebab Fery Taso telah memimpin DPC selama tiga periode.
“Karena ditarik otomatis kita ganti. Apalagi Pak Fery sudah tiga periode. Kita butuh struktur yang baru, bukan berarti yang lama tidak baik,” ungkapnya
