Warga Masih Mengungsi, Puluhan Rumah di Kelurahan Dhawe Rusak Berat, Pemerintah Nagekeo Jangan Tutup Mata

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260816 WA0013
Salah seorang warga hanya bisa melihat rumahnya yang roboh akibat gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang Pulau Flores kemarin, Sabtu 15 Agustus 2026.

Kerugian material akibat kerusakan rumah dan fasilitas warga diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Namun, angka tersebut masih membutuhkan pendataan dan verifikasi resmi dari pemerintah maupun BPBD.

Gempa Magnitudo 7,7 Gungang Flores

Gempa yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) dilaporkan berkekuatan Magnitudo 7,7 dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo.

Menurut Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB Prof. Irwan Meilano, gempa tersebut tergolong gempa dangkal dan memiliki kemiripan lokasi serta mekanisme dengan gempa Flores tahun 1992.

Gempa tersebut juga sempat memicu peringatan dini tsunami dari BMKG. Sejumlah wilayah kemudian mengalami gelombang tsunami, sementara masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap memperhatikan informasi resmi terkait gempa susulan dan kondisi kebencanaan.

Di tengah situasi tersebut, warga Kelurahan Dhawe berharap pemerintah bergerak cepat. Mereka meminta pendataan kerusakan, bantuan makanan dan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, serta tempat pengungsian yang layak segera diberikan kepada masyarakat yang terdampak.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version