Bank NTT Bukukan Laba Bersih Rp 176,83 Miliar di 2024, Tumbuh 60,63%

Reporter: Dedy |  Editor: Redaksi
images 8

Kredit investasi: Rp 940 miliar (7,36%)

Kredit modal kerja: Rp 129,43 miliar (1,01%)

Kredit sindikasi & karyawan: Sisanya dari total kredit

Meskipun mengalami pertumbuhan, kredit bermasalah (non-performing loan / NPL) bruto Bank NTT meningkat dari 2,87% menjadi 3,44%. Sementara itu, NPL neto sedikit menurun dari 1,23% menjadi 1,21%, menunjukkan langkah mitigasi risiko kredit yang tetap dijaga.

Pendapatan Operasional dan Simpanan Nasabah

Selain pendapatan bunga, pertumbuhan laba juga didukung oleh peningkatan pendapatan operasional lainnya sebesar 6,48% yoy menjadi Rp 134,62 miliar.

Namun, total simpanan nasabah mengalami penurunan 7,04% yoy menjadi Rp 11,98 triliun. Untuk menjaga likuiditas, sumber pendanaan Bank NTT juga berasal dari pinjaman pihak lain.

Hingga akhir 2024, Bank NTT mencatat:

  • Total aset: Rp 16,43 triliun (-5,14% yoy)
  • Liabilitas: Rp 13,73 triliun (-7,06% yoy)
  • Ekuitas: Rp 2,70 triliun (+2,70% yoy)

Sinergi KUB dengan Bank Jatim, Strategi Perkuat Bisnis

Sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis, Bank NTT resmi bergabung dalam sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) yang dipimpin oleh Bank Jatim.

Exit mobile version