Jakarta, RakyaFlores.Com – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mencatat kinerja gemilang dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 176,83 miliar pada tahun 2024, meningkat 60,63% year-on-year (yoy) dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai Rp 110,51 miliar.
Menurut laporan keuangan yang dirilis pada Minggu (23/3/2025) dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan laba ini didorong oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar 4,02% yoy menjadi Rp 1,63 triliun.
Di sisi lain, beban bunga naik 3,88% yoy menjadi Rp 556,61 miliar, sehingga pendapatan bunga bersih (net interest income / NII) hanya meningkat 4,10% yoy menjadi Rp 1,08 triliun.
Kredit Bank NTT Didominasi Sektor Konsumsi
Selaras dengan pertumbuhan laba, Bank NTT mencatatkan peningkatan kredit sebesar 2,34% yoy menjadi Rp 12,76 triliun pada 2024.
Berdasarkan jenisnya, kredit konsumsi mendominasi portofolio kredit dengan nilai mencapai Rp 10,75 triliun (84,21%). Sementara itu, kredit lainnya meliputi:
