“Pencak silat bukan sekadar soal atlet dan menang-kalah. Peran wasit, juri, dan pelatih sangat menentukan. Atlet bisa saja tampil bagus, tapi jika wasit tak memahami aturan terbaru, hasil bisa merugikan,” ujarnya.
Yustinus berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi terkini.
Sementara itu, Ketua IPSI Pengprov NTT, Messerasi B. Ataupah sebelum membuka secara resmi kegiatan itu menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ia berharap para peserta dapat menyebarluaskan ilmu yang diperoleh ke masing-masing perguruan.
