Calon Pemimpin Masa Depan
Apakah Dede sudah menjadi seorang pemimpin? Tentu belum dalam pengertian formal. Tetapi apakah ia menunjukkan bibit-bibit kepemimpinan? Itu yang layak untuk diperhatikan.
Seorang anak muda yang mampu mendapatkan perhatian seorang Menteri, kemudian membuat pemerintah bergerak memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat, tentu memiliki daya komunikasi dan daya pengaruh yang patut dicermati.
Apalagi jika kemampuan tersebut dibangun bukan dengan kesombongan, bukan dengan menghardik, bukan dengan merasa paling tahu, tetapi melalui kesantunan, penghormatan dan ketulusan. Itulah modal yang sangat berharga.
Dede masih memiliki perjalanan panjang. Ia masih harus menyelesaikan pendidikan, memperluas wawasan, belajar tentang pemerintahan, ekonomi, politik, hukum, masyarakat dan berbagai persoalan pembangunan.
Yang paling penting, jangan sampai perhatian publik yang datang hari ini membuatnya kehilangan kerendahan hati.
Jika ia mampu menjaga karakter tersebut, terus belajar, memperluas pengalaman, tetap dekat dengan masyarakat dan menggunakan kemampuannya untuk kepentingan orang banyak, maka bukan tidak mungkin apa yang kita lihat hari ini hanyalah awal dari perjalanan panjang seorang calon pemimpin masa depan.
