Ini menunjukkan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar yang melebihi kasih Yesus. Artinya seberapa pun berat atau besar nya dosa kita, asalkan kita mau bertobat, maka Yesus akan selalu mengasihi dan mencintai kita.
Makna yang Terkandung dari bacaan Injil hari ini bagi kita, adalah:
1. Kasih Yesus tak terikat status atau reputasi. Ia melihat HATI yang telah berubah,dan bukan masa lalu yang kelam.
2. Pemanggilan Matius menunjukkan belas KASIH, dan bukan penghukuman & penghakiman. Yesus datang bukan *untuk orang yang merasa dirinya benar*, tetapi bagi mereka yang sadar akan dosa dan membutuhkan pertobatan.
3. Sikap Yesus mengundang refleksi: Apakah kita juga mampu mengasihi tanpa syarat? Ataukah kita masih melihat orang lain dengan stigma?
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah saya terkadang seperti orang Farisi, merasa lebih benar, dan memandang rendah orang lain?
2. Bagaimana saya meneladan Yesus dalam menunjukkan belas kasihan kepada mereka yang tersesat?
Selamat merenung.
