Sementara itu, Frater Kepala SMA Katolik Frateran Ndao, Fr. Gilbert, BHK, menyampaikan rasa bangga atas capaian alumninya. Ia menilai keberhasilan Carmenita menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga karakter dan nilai religius.
“Katolisitas dan kemandirian sungguh diajarkan di lembaga ini. Kami tidak hanya memberi janji, tetapi bukti,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, SMA Katolik Frateran Ndao konsisten mencetak prestasi, termasuk dalam ajang parlemen remaja sejak 2022 hingga 2026. Bahkan, sekolah tersebut menjadi satu-satunya di Kabupaten Ende yang rutin meloloskan siswa ke ajang nasional dan internasional.
Koordinator Pengawas SMA/MA, Dra. Wahyuni Budiasih, M.Pd, turut mengapresiasi prestasi yang diraih para siswa dan alumni. Ia menekankan pentingnya proses dalam meraih kesuksesan.
“Tidak ada keberhasilan yang instan. Semua membutuhkan proses, mulai dari belajar, berpikir kritis, hingga kemampuan menyampaikan gagasan,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Yayasan Mardiwiyata Sub Perwakilan Ndao, Fr. Walter, BHK, menyebut capaian tersebut sebagai bukti keseriusan lembaga dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas.
