Ansy Lema dan Prabowo Subianto, Dua Sosok Pemimpin Peduli Pangan

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001001923

Ratusan alat mesin pertanian mulai dari excavator, traktor roda empat hingga pompa air berhasil diberikan kepada kelompok-kelompok tani. Ada juga bantuan bibit dan pembuatan pupuk organik, serta ratusan hewan ternak yang diberikan Ansy Lema bagi masyarakat NTT.

Bahkan, Ansy Lema adalah satu-satunya sosok wakil rakyat yang bersuara soal isu-isu krusial di NTT, seperti virus flu babi afrika (ASF), penurunan status Cagar Alam Mutis, dan penolakan komersialisasi Taman Nasional Komodo.

Jiwa kepedulian Presiden Prabowo dan Ansy Lema terhadap sektor ketahanan dan kedaulatan pangan juga terlihat dalam perumusan program kerja kedua tokoh ini. Dua orang politisi ini telah merumuskan program yang menyasar peningkatan produksi di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, dan kelautan.

Selain karena jiwa kepedulian yang tinggi terhadap sektor tersebut, keselarasan perhatian kedua tokoh politik ini juga dikarenakan sektor ketahanan dan kedaulatan pangan merupakan hal yang krusial bagi bangsa Indonesia, yang sayangnya sampai saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan besar.

Oleh karena itu, lewat program swasembada pangan miliknya, presiden yang akan dilantik pada 20 Oktober 2024 besok akan menggenjot hasil-hasil produksi dari berbagai sektor, sehingga dalam tiga tahun pertamanya, Indonesia bisa mencapai kemandirian pangan dan akan menjadi eksportir pangan setahun kemudian.

Pria kelahiran tahun 1951 ini telah menyiapkan 18 program kerja yang diperuntukkan bagi peningkatan ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia. Mulai dari memberikan kepastian lahan bagi petani, meningkatkan hasil produksi multi sektor, menjamin ketersediaan pupuk hingga memastikan kedaulatan pangan berbasis protein hasil laut.

Exit mobile version