Koa Momang Ansy Lema Disambut Meriah oleh Ribuan Warga Kabupaten Manggarai Timur

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1000958187

Prosesi adat ini berlangsung selama lebih dari tiga jam. Acara diawali penerimaan secara adat di Kampung Pong Bali.

Setelah itu keduanya diarak menuju rumah adat (Mbaru Gendang) Suku Mokel oleh para tokoh adat kelompok masyarakat Mokel, Manus, Mukun, dan Deru.

Sebelum memasuki rumah adat, Ansy dan Inge terlebih dahulu menyalakan lilin dan berdoa di makam nenek moyang (empo) Suku Mokel.

Selanjutnya keduanya memasuki Mbaru Gendang Mokel mengikuti para tua adat. Acara diawali dengan “Kepok” atau sapaan adat secara bergantian oleh para tongka (juru bicara) yang mewakili empat kelompok masyarakat Suku Mokel.

Kemudian, acara berlanjut dengan doa adat yang dilangsungkan dengan menyertakan seekor ayam jantan sebagai persembahan. Doa ini ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Mori agu Ngaran) dan leluhur (Wura) untuk memberkati langkah Ansy.

Hadir dalam kegiatan ini mantan Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote. Dia menilai langkah Ansy untuk datang secara langsung di Mbaru Gendang Mokel sebagai langkah yang tepat.

Exit mobile version