Tak Sejalan dengan Keputusan Elit, Konstituen Partai Pengusung Melki-Johni dan Siaga Dukung Ansy-Jane

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001008503

RAKYATFLORES.COM | KUPANG-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut satu Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) meraih dukungan dari basis partai pendukung paket Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) maupun paket Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Siaga).

Ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Indikator Politik Indonesia pimpinan Prof. Burhanuddin Muhtadi yang dirilis, Rabu 9 Oktober 2024 siang. Dari data yang dipaparkan, terlihat basis pendukung parpol pengusung Melki-Johni maupun Siaga justru mendukung Ansy-Jane.

“Koalisi partai yang mendukung masing-masing calon tidak seluruhnya tegak urus dengan keputusan elit partai. Dalam literatur ilmu politik, ini disebut sebagai split ticket voting,” ujar Burhanuddin.

Artinya, ia menjelaskan, terdapat pilihan yang tidak linear antara keputusan partai dengan aspirasi atau preferensi konstituen. Dalam pemilihan secara langsung, terutama dalam konteks pemilihan kepala daerah (pilkada), tidak serta merta calon yang diusung oleh koalisi raksasa dapat menang. Kondisi ini diakibatkan konstituen bisa saja memiliki preferensi tokoh yang berbeda.

Data menunjukkan ada empat (4) dari 11 parpol yang masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung Melki-Johni, namun pemilih partai tersebut justru menjadi pendukung terbesar pasangan Ansy-Jane. Pertama, Partai Demokrat. Sebanyak 44,7% konstituen Partai Demokrat mendukung pasangan dengan tagline Manyala Kaka, sementara hanya 21,3% mendukung Melki-Johni.

Kedua, Partai Amanat Nasional (PAN). Partai dengan Ketua Umum Zulkifli Hasan ini memilih Ansy-Jane dengan persentase 42%. Persentase ini mengungguli pasangan Melki-Johni yang tercatat 28,5%.

Exit mobile version