Dalam acara konsolidasi ini, PT Flores Inti Pangan bersama Yayasan Tananua Flores melakukan persiapan hilirisasi sejumlah produk pertanian di wilayah Kabupaten Ende.
Ketua Pengurus Yayasan Tananua Flores, Hironimus Pala mengatakan beberapa produk potensial yang diusulkan dalam program hilirisasi adalah kemiri, coklat, pala, jahe, kopi dan jambu mente.
Beberapa hasil kelautan yang dihasilkan nelayan seperti gurita, ikan dan teripang. Sejumlah produk yang diusulkan dari hasil kelautan adalah abon ikan, keripik gurita dan sambal teripang.
Dia meminta masing-masing desa membuat pemetaan kapasitas produksi yang bisa menopang program tersebut.
“Tidak harus satu desa satu produk, bisa digabungkan beberapa desa untuk mendapatkan satu produk unggulan, ” tegasnya.
Terkait gamal ini, Ketua Yayasan Tananua Flores mengharapkan respon cepat dari para Kepala Desa sehingga proyek kerakyatan ini bisa ikut meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di Desa.
