Fraksi Perindo Soroti Lima Isu Penting Terhadap Ranperda RPJMD Nagekeo Tahun 2025-2029

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
Krem Coklat Ilustrasi Hari Tari Sedunia Konten Twitter 20250704 091935 0000
Dokumen pemandangan umum Fraksi Perindo terhadap ranperda RPJMD Nagekeo tahun 2025-2029.

Ketahanan Pangan dan Tantangan Kemandirian

Selain itu, Fraksi Perindo juga menyoroti persoalan kemandirian pangan sebagai faktor penting untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Pangan (IKP). Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, nilai IKP nasional tahun 2024 berada di angka 75,2, sementara prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan di Nagekeo tercatat 12,34 persen, yang berarti hampir 13 persen penduduk tidak mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan energi harian mereka.

“Ini menandakan bahwa Nagekeo belum mampu swasembada pangan dan belum sepenuhnya memberikan kehidupan yang layak bagi warganya,” ungkap Elias.

Ia pun mempertanyakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam mengatasi persoalan tersebut, apalagi Pemerintah Pusat tengah mendorong Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ekonomi Stagnan dan Angka Kemiskinan Masih Tinggi

Fraksi Perindo juga menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi daerah yang stagnan. Tercatat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Nagekeo pada tahun 2023 sebesar 3,13 persen dan mengalami sedikit penurunan menjadi 3,12 persen di tahun 2024.

Exit mobile version