“Saya senang akhirnya ada komunitas bagi kami jurnalis perempuan di Flores, sehingga ketika seorang jurnalis perempuan mengalami hal-hal tersebut di lapangan, ia tidak merasa sendiri,” kata Mia di Maumere, Kabupaten Sikka, Jumat (13/12/2024).
Koordinator Bidang Gender dan Advokasi KJPF Anjany Podangsa menambahkan, data riset kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bersama Pemantau Regulasi dan Regulator (PR2) Media yang diterbitkan tahun 2023 tentang Kekerasan Seksual terhadap Jurnalis Perempuan Indonesia mencatat sebanyak 82,6 persen dari 852
responden pernah mengalami kekerasan seksual selama menjadi jurnalis. Belum lagi, ada jenis kekerasan lain yang juga dialami oleh jurnalis perempuan.
“Untuk itu, KJPF ingin memberi ruang yang aman kepada para jurnalis perempuan di Flores untuk bercerita dan bersama melakukan langkah-langkah mitigasi melalui peningkatan kapasitas diri,” kata Anjany menjelaskan.
Koordinator Bidang Pelatihan dan Publikasi KJPF Intan Nuka menyampaikan, KJPF memiliki berbagai kegiatan peningkatan kapasitas seperti pelatihan,bpendampingan penulisan, jejaring kerja sama, serta dukungan lainnya bagi jurnalis.
