Untuk menghadapi tugas mulia tersebut, Kapolres menyampaikan beberapa pesan diantaranya pertama, siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sehingga dapat menampilkan jati diri polri sebagai sosok penolong, sahabat, pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang jujur, adil, transparan dan akuntabel.
Kedua, petakan setiap kerawanan pada setiap tahapan pilkada, serta lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen, didukung bhabinkamtibmas, untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkada, dapat diantisipasi sedini mungkin, dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Ketiga, laksanakan sambang dan penggalangan terhadap tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan stakeholder lainnya untuk membangun kemitraan dan partisipasi dalam mendukung pelaksanaan pengamanan Pilkada tahun 2024.
Keempat, perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu, unsur tni, dan segenap komponen masyarakat, guna mewujudkan sinergi polisional yang proaktif dalam rangka pengamanan pilkada tahun 2024.
Kelima, bagi segenap anggota jaga netralitas, serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024, yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap polri.
“Keenam, lakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran tindak pidana pemilu secara terpadu, melalui sentra gakkumdu,” ungkapnya.
